Top Ads

Lewat Mawas Diri, Pemkot Sukabumi Petakan Masalah Kesehatan



SUKABUMI--Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menghadiri survei mawas diri yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi di UPT Puskesmas Gedongpanjang Kecamatan Citamiang, Senin (26/10). Survei mawas diri ini untuk memetakan permasalahan kesehatan yang ada di masyarakat untuk dijadikan bahan perbaikan pada perencanaan pembangunan.

Selain Wali Kota Sukabumi, hadir Kepala Dinkes Kota Sukabumi Rita Fitrianingsih dan Camat Citamiang Fajar Rajasa serta peserta kegiatan dari posbindu, RT dan RW. '' Pemkot menyadari kesehatan sebagai salah satu target program pembangunan baik secara nasional, provinsi, dan kota/kabupaten,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Di mana ciri terjadinya pembangunan makin baik dan berhasil yakni makin sehat warganya di lokasi tersebut. Namun kesehatan bukan hanya tugas dan tanggungjawab pemda saja, tetapi tugas bersama karena sejatinya terkait erat dengan perilaku seseorang. '' Inilah sebabnya mawas diri digulirkan sebagai evaluasi kondisi warga sekitar yang melibatkan kader posbindu, RT dan RW yang memahami kondisi masyarakat,'' kata Fahmi.

Semangatnya dalam meningkatkan derajat kesehatan membutuhkan perubahan perilaku warga dan pemda butuh dukungan dari warga, tokoh masyarakat dan pemuda. Caranya dengan membuat peta mawas diri untuk mengetahui apa yang paling bermasalah di lingkungan.

Misalnya di Gedongpanjang terkait jamban sehat yang dilengkapi dengan septitank. Nantinya ungkap Fahmi, akan diarahkan pembuatan Septitank komunal berbasiskan dana kelurahan dan P2RW untuk sanitasi masyarakat. Intinya dari peta masalah akan didesain untuk perbaikan atau ditindaklanjuti. 

'' Jadi mari bersinergi melaksanakan pembangunan di bidang kesehatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,'' cetus dia. Kepala Dinkes Kota Sukabumi Rita Fitrianingsih menambahkan, survei mawas diri bagian daripada mendapatkan informasi dan identifikasi masalah. 

Potensi permasalahan yang ada jadi bahan pengusulan musrenbang kelurahan dan kota.

Posting Komentar

0 Komentar