Top Ads

Cegah Penyakit, Kota Sukabumi Gencarkan Germas dan STBM


Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) merupakan dua gerakan di bidang kesehatan untuk mengantisipasi penularan dan pencegahan berbagai penyakit di masyarakat.





SUKABUMI--Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menghadiri acara penggalangan komitmen gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dan pelaksanaan 5 pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) di Puskesmas Cikundul, Kecamatan Lembursitu Rabu (21/10). 

Gerakan ini untuk mendukung peningkatan cakupan indeks keluarga sehat (IKS) dan mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

Pada acara tersebut wali kota menekankan pentingnya gerakan hidup sehat di masyarakat.

" Warga harus terus diedukasi melaksanakan germas, karena pemda hanya stimulans sementara ujung tombak tetap di masyarakat," ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Sehingga pemkot menggulirkan program STBM dalam peningkatan derajat kesehatan warga. Di mana pemerintah dan warga saling bahu membahu memperhatikan sanitasi. 

H. Achmad Fahmi menuturkan, ada lima pilar dalam STBM yang merupakan perilaku higienis dan saniter yang digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Kelima pilar itu yakni stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun (CTPS), dan pengelolaan Air minum di rumah tangga. Dua pilar STBM lainnya yakni pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

" Ketika lima pilar yang berhubungan dengan STBM disiplin dilakukan, maka kami berharap penyakit berbasis lingkungan hilang sedikit demi sedikit."

Sasaran lain kegiatan Germas di Kota Sukabumi diungkapkan oleh wali kota, kelurahan di Kota Sukabumi dapat mewujudkan Open Defecation Free yang selanjutnya disebut sebagai ODF adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. 

Selain itu kata H. Achmad Fahmi, warga dapat membuat sumur resapan atau lubang biopori dalam kerangka ketersediaan air tanah. Upaya lainnya yakni dengan menggalakan pengelolaan atau pemilahan sampah dalam rangka menekan produksi sampah. 

'' Di tengah pandemi ini, mari sama-sama bangkit dengan pergerakan kemasyarakatan di bidang kesehatan,'' kata wali kota.

Gerakan Masyarakat Sehat di Kota Sukabumi
Oleh Kang Warsa

Sejak pandemi covid-19 dinyatakan sebagai darurat kesejatan dan pandemi global oleh badan kesehatan dunia (WHO), Gerakan Masyarakat Sehat Kota Sukabumi telah melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi penularan virus.

Awal Maret 2020, Gerakan Masyarakat Sehat digagas oleh Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi menyelenggarakan senam bersama di GOR Merdeka.

Sosialisasi pencegahan penularan coronavirus disease juga secara telaten dilakukan melalui Germas ini.

Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Hj. Fitri Hayati mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa mewaspadari penularan virus. Meskipun awal penyebarannya bukan di Indonesia, namun kewaspadaan masyarakat Kota Sukabumi menjadi kunci utama pencegahan penularan virus

Upaya yang telah ditempuh oleh Germas melalui TP PKK Kota Sukabumi sejalan dengan prinsip penerapan perilaku hidup bersih dan sehat program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Germas memiliki tujuan, salah satunya, memasyarakatkan budaya hidup sehat dan mengajak masyarakat meninggalkan kebiasaan atau perilaku kurang sehat.

Selain mengimbau agar masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di bidang fisik. Hal lain yang tidak kalah penting dalam pencegahan berbagai penyakit ditekankan oleh Germas yaitu tetap menjaga kesehatan mental; tidak mudah panik dan menghindari rasa takut berlebihan terutama terhadap penyebaran virus korona.



Kegiatan lain yang telah diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi dalam membangun Gerakan Masyarakat Sehat yaitu Race Ready Bogor Half Marathon Sukabumi pada 07 Maret 2020.

Penyelenggaraan race ready di Kota Sukabumi sebagai bagian dari kegiatan Bogor Half Marathon berjalan dengan baik karena animo pelari dan cuaca yang mendung. Kegiatan ini juga untuk menghadapi korona (Covid-19) dengan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

Posting Komentar

0 Komentar