Top Ads

Wali Kota Pantau SKB CPNS di Bandung



SUKABUMI--Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi membuka dan memantau jalannya Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi tahun 2019 untuk Pemkot Sukabumi di Kantor Regional (Kanreg) III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bandung, Minggu (27/9). Dalam momen ini wali kota memberikan motivasi kepada para peserta tes dan meyakinkan seleksi berjalan dengan transparan agar menghasilkan PNS yang berkualitas.

Selain Wali Kota Sukabumi, turut mendampingi Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi Asep Suhendrawan serta dihadiri Kepala Kantor Regional III BKN Bandung Imas Sukmariah. Peserta SKB untuk formasi CPNS 2019 ini sebanyak 269 orang dan kuota CPNS hanya sebanyak 114 orang. '' Saya membuka tahapan SKB CPNS, meskipun agak berbeda dengan penerapan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, face shield, dan sarung tangan serta menjaga jarak,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Hal ini dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Fahmi memotivasi peserta tes agar berdoa karena ketenangan akan membawa kebaikan. Sejalan dengan pepatah ketenangan dalam menjawab soal adalah setengah dari kebenaran menjawab.

'' Selamat kepada peserta karena telah melalui tahap akhir perjalanan panjang yang ditempuh,'' ungkap Fahmi. Untuk pemkot formasi yang tersedia sebanyak 114 dan pada pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) peserta mencapai 3.001 orang dan pada SKB mengerucut 269 peserta. Pelaksanaan SKB betul-betul transparan dan terjamin kerahasiaanya sehingga tergantung ikhitar peserta dan ridho Allah SWT serta tidak ada campur tangan politik karena murni dari hasil tes.

Sehingga kalau ada yang datang meminta sesuatu dan menjamin lolos dipastikan bohong, sebab hasilnya bisa langsung dilihat setelah tes berlangsung.

Kepala Kantor Regional III BKN Bandung Imas Sukmariah mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas kehadiran wali kota dalam pembukaan SKB CPNS 2020. '' Pelaksanaan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan dan berjalan dengan transparan,'' cetus dia.

Posting Komentar

0 Komentar