Top Ads

Hari Lahir Pancasila, Momentum Penyemangat Hadapi Covid-19


Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum penyemangat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila: ketuhanan; kemanusiaan; persatuan; musyawarah mufakat; dan keadilan sosial (kesejahteraan)  merupakan kunci utama dalam  menghadapi Covid-19 jika diamalkan dalam kehidupan.




SUKABUMI--Momen peringatan Hari lahir Pancasila 1 Juni 2020 tingkat Kota Sukabumi di Balai Kota Sukabumi, Senin (1/6) berlangsung khidmat. Meskipun digelar dalam kondisi pandemi Covid-19, namun semangat nilai-nilai Pancasila begitu terasa dan menjadi modal dasar dalam menghadapi wabah tersebut.

Kegiatan diselenggarakan dengan tetap  menerapkan protokol kesehatan dan jaga jarak ini dihadiri Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami. Selain itu hadir Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi Ganora Zarina, Ketua DPRD Kota Sukabumi Kamal Suherman, Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada, dan lain sebagainya. Selain itu peserta kegiatan lainnya mengikuti peringatan melalui media daring atau zoom di tempat masing-masing.

Dalam acara itu bertindak selaku pembaca sila-sila Pancasila adalah Kepala Kejakasaan Negeri Kota Sukabumi Ganora Zarina dan Naskah Pembukaan UUD 1945 yakni Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni.

'' Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, dan pandangan hidup bangsa yang digali para founding father merupakan sebuah anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi dalam sambutannya.

Walaupun sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai pancasila. Namun diakui bahwa eksistensi keindonesian baik sebagai bangsa maupun negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila. Sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa, kata Achmad Fahmi, semua berkewajiban untuk terus merealisasikan Pancasila di masa kini dan masa yang akan datang.

Tentunya ada yang berbeda dalam memperingati hari lahir Pancasila, di tengah kondisi bangsa yang sedang menghadapi wabah Covid-19. '' Semoga momentum peringatan hari lahir Pancasila semakin yakin dan percaya bahwa kita mampu menangani wabah dengan baik,'' ujar Fahmi.

Selain itu tercatat dalam sejarah dengan tinta emas bagaimana upaya mengatasi wabah dan menjadi pelajaran berharga bagi generasi penerus di masa depan. Sehingga pemkot mengajak merefleksikan semua sila yang terkandung dalam Pancasila sebagai modal dasar menghadapi wabah Covid-19.

Aplikasi kelima sila di tengah pandemi

Sila pertama keyakinan terjadinya wabah pasti atas seizin Allah SWT rab semesta alam, dimana semua makhluk hidup di bumi dan langit semua ada dalam genggamannya. Dengan keyakinan ini senantiasa berdoa kepada Allah meminta pertolongan agar wabah berakhir dan Kota Sukabumi pulih seperti sediakala.

Melalui sila kedua ungkap Fahmi, adanya wabah disadarkan sebagai manusia untuk menjadi pribadi peduli terhadap sesama, saling menolong, menjaga, melindungi membantj dan mengautkan antara satu dengan yang lainnya. Dalam mengatasi dan menangani serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 membutuhkan persatuan di antara kita dan bahu membahu bekerjasama dan berkolaborasi dalam menangani penyabaran wabah Covid-19.

Di sini semanga sila ketiga Pancasila sudah dilaksanakan dan dibutuhkan agar tetap utuh dan teguh dalam menghadapi pandemi. Nilai-nillai Pancasila lainnya yang nenjadi modal berharga dalam menghadapi Covid-19 adalah musyawarh sesuai semangat sila 4 Pancasila.

Setiap keputusan dan kebijakan yang dihasilkan merupakan buah dari hasil musyawarah antara pemangku kepentingan agar keputusan dan kebijakan betul-betul bermanfaat dan berdampak positif bagi warga Sukabumi dan keselamatan warga Indonesia. '' Kami pimpinan daerah berupaya agar kebijakan dan keputusan yang diambil mampu mewujudkan keadilan sosial bagi warga kota,'' cetus Fahmi.

Selain itu menyadari tujuan utama adanya negara dan pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan dan keamanan warga. Inilah semangat sila kelima Pancasila mewarnani dan elandasi kebijakan dan tindakan. '' Saya pribadi dan atas nama warga Sukabumi ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu memutus mata rantai lenyebaran Covid-19,'' imbuh dia.

Di mana kebersamaan, persatuan dan kekompakan menjadi bagian tidak terpisahkan untuk terus dilakukan di masa mendatang. Sebab tidak tahu sampai kapan pandemi harus dihadapi.

Oleh karenanya berbagai bentuk dukungan dan bantuan akan sangat berharga dan menjadi tambahan penyemangat dalam menerapkan adaptasi kebiasan baru. Semoga segala usaha senantisa dalam lindungan dan ridho Allah SWT. 

1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila

Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni mengacu pada sejarah dicetuskannya Pancasila pada 1 Juni 1945 oleh Bung Karno dalam sidang BPUPKI.

Sejarah Hari Lahir Pancasila memang pernah menulai polemik di masa Orde Baru mengingat peringatannya selalu dihubungkan dengan Presiden Soekarno. Oleh sebab itu, di era Orde Baru, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak secara rutin diselenggarakan. Pemerintah saat itu lebih memberikan perhatian kepada Hari Kesaktian Pancasila pada tanggal 1 Oktober sebagai wujud gagalnya pemberontakan G.30.S.PKI.

Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni diusulkan oleh Megawati Soekarnoputri kepada Soesilo Bambang Yudhoyono

Pada akhirnya, Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945 ditetapkan sebagai peringatan sekaligus hari libur nasional oleh Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden (Kepres) No 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila.

"Keputusan Presiden tentang Hari Lahir Pancasila, pertama: menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila, kedua: tanggal 1 Juni merupakan hari libur nasional," demikian bunyi diktum pertama dan kedua Keppres tersebut.

Posting Komentar

1 Komentar