Top Ads

Bantuan PNM Diapresiasi oleh Pemerintah Kota Sukabumi


Pandemi Covid-19 telah berdampak pada semua sektor kehidupan, terutama bagi kelompok masyarakat menengah bawah yang bergerak pada sektor informal.




SUKABUMI-- Sebuah fakta yang diperoleh dari hasil survey di Inggris menyebutkan, sebanyak 46% pekerja lepas yang menggeluti profesi di bidang perfilman, penyiaran, pariwisata, seniman, dan pelaku usaha kecil menengah harus kehilangan penghasilan selama krisis pandemi Covid-19 sejak awal 2020.

Kebijakan pembatasan sosial berskala besar, penjarakan fisik, dan penerapan protokol kesehatan maksimum di setiap negara mengakibatkan pembatalan dan penundaan event dan pagelaran seni dalam waktu yang belum pasti.

Kondisi tersebut tidak jauh berbeda dialami para UMKM di Kota Sukabumi. Pemerintah memang telah mengeluarkan program jaring pengaman sosial, namun kebijakan ini memerlukan dukungan dari semua pihak.

Selama pandemi Covid-19, kerja sama dan dukungan dari lembaga-lembaga yang bergerak di sektor perekomian rakyat sangat dapat membantu percepatan pemulihan perekonomian masyarakat.

Apresiasi Pemkot Sukabumi kepada PNM


Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan Hamami mengapresiasi PT PNM yang telah memberikan bantuan permodalan dan dukungan kepada para pemilik warung kelontong di Kota Sukabumi.

Bantuan permodalan yang diberikan oleh PT PNM kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah pedagang kelontong dan warung eceran Kota Sukabumi sangat diapresiasi oleh Pemerintah Kota Sukabumi.

“ Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap sejumlah sektor. Tanpa kecuali berdampak langsung bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di Kota Sukabumi, “ kata Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami dalam kegiatan bantuan PNM kepada para pemilik warung kelontong pada Minggu (7/6).

Menurut wakil wali kota, bantuan baik dari segi modal usaha atau dukungan kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang bergerak di sektor perdagangan; warung kelontong oleh PT PNM (Permodalan Nasional Madani) merupakan upaya menjaga dan membangkitkan UMKM Kota Sukabumi.

Bantuan permodalan kepada warung kelontong di Kelurahan Tipar merupakan salah satu contoh solidaritas dan dukungan lembaga yang bergerak pada sektor perekonomian untuk menjaga keberadaan warung-warung kelontong sebagai basis perekonomian masyarakat.

PNM Fokus pada Visi dan Misi

“ PNM akan tetap memokuskan kegiatan pada visi PNM yaitu menjadi lembaga pembiayaan terkemuka dalam meningkatkan nilai tambah secara berkelanjutan bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK) yang berlandaskan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau Tata Kelola Perusahaan yang Baik. ” ungkap Profesor Rully Indrawan selaku komisaris utama PT PNM.

Sejalan dengan visi tersebut, di tengah pandemic Covid-19, PNM telah menjalankan berbagai upaya, yang terkait dengan operasional perusahaan, untuk meningkatkan kelayakan usaha dan kemampuan wirausaha para pelaku bisnis UMKM.

Di samping itu, PT PNM juga akan terus membantu pelaku UMKM untuk mendapatkan dan kemudian meningkatkan akses pembiayaan UMKM kepada lembaga keuangan baik bank maupun non-bank yang pada akhirnya akan meningkatkan kontribusi mereka dalam perluasan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kreatifitas dan produktivitas karyawan untuk mencapai kinerja terbaik dalam usaha pengembangan sektor UMKM.

Melalui kegiatan dan program yang telah dijalankan tersebut, dukungan penuh PNM kepada para pelaku usaha terutama yang bergerak di sektor perdagangan toko kelontong setidaknya dapat terus memberikan keyakinan bagaimana mereka dapat bertahan menjalankan usaha di tengah pandemi.

Posting Komentar

0 Komentar