Top Ads

Lagi, Pemkot Sukabumi Terima Bantuan Penanganan Covid-19


Pemerintah Kota Sukabumi kembali menerima bantuan dari delapan donatur dalam percepatan penanganan Covid-19 di Balai Kota Sukabumi, Selasa (15/4) pagi. 




SUKABUMI--Bantuan ini sebagai bentuk kebersamaan di masa pandemi Covid-19 agar masalah ini bisa segera diatasi. Penyerahan bantuan ini langsung diterima oleh Wali Kota Sukabumi, H.  Achmad Fahmi dan Wakil Wali Kota Sukabumi. H. Andri Setiawan Hamami.

Bantuan pertama berasal dari Persatuan Insinyur Indonesua (PII) berupa 470 paket suplemen , tujuh dus hand sanitizer isi 270 buah dan 30 kacamata google dari Varia Elektronik, 10 box sarung tangan karer ukuran S dari Toko Hongkiyat, 30 box sarung tangan karet ukuran M dan L dari PT Wyn Karya Perkasa.

Selain itu 300 liter biang cairan disinfektan diberikan oleh PT Rismawan Pratama Bersinar, dan CV Intan Jaya Abadi sebanyak 10 ribu telur telur,

BPJS Ketenagakerjaan memberikan  2 wastafel portable dan 1.000 masker serta PT Indomaret sebanyak 2.160 masker kain.

 '' Kami atas nama pemkot mengucapkan terima kasih atas berbagai dukungan dan partisipasi dalam memutus mata rantai Covid-19,'' ujar Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi.

Bantuan ini sangat berarti mengingat berdasarkan data terkini jumpah pasien positif Covid-19 berjumlah 8 orang dan trennya naik. Meskipun locus-nya masih di tempat yang sama di institusi negara, semua pihak mengharapkan agar tidak terjadi penyebaran virus corona ke wilayah lain di Kota Sukabumi.

Namun ternyata dampaknya dirasakan masyarakat di wilayah lainnya bukan hanya di Gunungpuyuh. Sehingga pemkot berharap berbagai dukungan dan kontribusi diberikan oleh  semua elemen masyarakat.

Selain kesehatan, ada dua bidang lainnya yang terus diupayakan oleh pemerintah  yakni jaringan pengaman sosial dan perekonomian agar UMKM di Kota Sukabumi tidak tergerus secara signifikan. 

Di sisi lain, sebagian tenaga medis juga ada yang terkena Covid-19. Sebagai salah satu cara membangkitkan semangat mereka yaitu memfasilitasi mereka dengan alat pelindung diri (APD).

Hal lainnya,  daya tahan tubuh tenaga medis harus mendapatkan asupan gizi yang baik.

'' Bantuan ini sangat berarti bagi warga Sukabumi karena siapa pun  belum ada yang tahu, kapan masalah ini akan berakhir ,'' ungkap wali kota.

H. Achmad Fahmi mengakui, kebersamaan seluruh elemen warga kota sangat terlihat dalam menangani penyebaran coronavirus disease 2019. Kekompakan sangat diperlukan dalam melalui masa sulit ini.

Posting Komentar

0 Komentar