Top Ads

5 Pasien baru Positif Covid-19 Dalam Kondisi Baik



Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi mengumumkan 5 kasus baru pasien positiv Covid-19, pada Senin (13/4). Sehingga hingga kini tercatat 8 kasus positif Covid-19 di Kota Sukabumi. 




CIKOLE - Hal ini disampaikan Wali Kota Sukabumi sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi di pusat informasi dan koordinasi Covid-19.

'' Pada Minggu (12/4) sore kemairn, kami mendapatkan informasi berdasarkan hasil swab yang diakukan dan diperiksa oleh labkesda provinsi jumlah pasien positif Covid-19 bertambah  sebanyak lima orang,'' ujar Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi.

Diari jumlah sebelumnya, sebanyak 3 orang, kini bertambah 5 orang, total pasien positif Covid-19 menjadi 8 orang. Semuanya berkaitan erat dengan insitusi negara di wilayah Kota Sukabumi.

Data ini, kata H. Achmad Fahmi, didasarkan atas hasil swab dalam  dua periode pada 2 April sebanyak 16 orang  hasilnya dua positif dan dua negatif. Selanjutnya pada 6 April jumlahnya 12 orang,  hasilnya 5 positif 

Bagaiamanakah kondisi lima pasien tersebut?

Kondisi 5 pasien baru masih dirawat dan diisolasi di salah satu rumah sakit dalam kondisi sehat.  Sementara itu satu pasien pertama Covid-19 belum diperbolehkan pulang menunggu hasil swab terakhir apakah masih positif atau negatif.

Penambahan kasus ini ungkap wali kota, terjadi di satu kawasan dan tidak menyebar ke wilayah lainnya.

Pemkot bersama seluruh unsur telah melakukan langkah-langkah strategis untuk mencegah transmisi lokal, salah satunya, dengan melakukan pengetatan di wilayah tersebut.

Bagaimana terhadap PSBB?

Di sisi lain, ungkap H. Achmad Fahmi, terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih dikonsultasikan ke gubernur. Sebab masih ada di satu wilayah dan diminta menguatkan di wilayah belum terjadi transmisi lokal.

Wali kota menerangkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan terus dilakukan pengawasan secara intensif sebanyak 4 orang dan yang telah selesai masa pengawasan sebanyak 17 orang.

Sementara orang dalam pemantauan (ODP) yang masih dipantau sebanyak 37 orang dan yang selesai sebanyak 167 orang.

'' Masyarakat selalu dianjurkan agar tetap tenang dan tidak panik selama penanganan Covid-19. Tentu saja,  kolaborasi bisa dilakukan bersama antara pemda dengan seluruh elemen,'' imbuh wali kota. (OVI/WRS)

Posting Komentar

0 Komentar