Pemkot Sukabumi Siap Antisipasi Dampak Corona ke Ekonomi



SUKABUMI--Pemerintah Kota Sukabumi mengikuti kegiatan Rapat koordinasi (Rakor) pembahasan dampak ekonomi dan penanganan Covid-19 di Jawa Barat melalui video conference (Vicon) di Ruang Tapem Setda Kota Sukabumi, Kamis (19/3). Dalam momen ini wali kota menyampaikan gambaran umum Kota Sukabumi yang kondusif dan sudah mengantisipasi dampak Corona terhadap ekonomi daerah.

Rakor tersebut dipimpin oleh Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat di Bandung. Selain Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, dalam vicon tersebut juga hadir Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada, dan pejabat terkait lainnya.

'' Situasi kota kondusif dan terus koordinasi dengan forkopimda dalam hal penanganan Covid-19,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Ia juga menyampaikan stok bahan pokok masyarakat aman.

Selain itu diterapkan pembatasan pembelian barang bahan pokok untuk mencegah penimbunan. Di sisi lain harga barang pokok yang meningkat khususnya terkait gula pasir. Pemkot juga kata Fahmi juga menggiatkan penyemprotan disinfektan secara bertahap se wilayah Kota Sukabumi.

Namun ketersediaan disinfektan dan hand sanitizer terbatas dan pemda menyebarkan video informasi pembuatan hand sanitizer. Sehingga warga tidak panik dengan kelangkaan hand sanitizer. Wali kota menambahkan, ada tiga hal yang disampaikan gubernur dalam vicon.

Pertama untuk melakukan percepatan belanja fiskal ditiap daerah. Kedua keringanan pajak bagi industri karena sedang alami keterpurukan dan berikan komunikasi dan pesan yang positif serta menenangkan. Sehingga tidak terjadi keresahan di kalangan masyarakat.

Selanjutnya pembelajaan dilakukan secepat mungkin agar terjadi peredaran uang di daerah. Intinya percepatan pembangunan dapat sesuai jadwal. Menurut Fahmi, isu Corona berpengaruh dunia perhotelan dan lainna. Dalam arahan gubernur, hati-hati kondisi industri informal karena harus dipikirkan khawtir terjadi PHK sehingga harus disikapi dengan bijak.

Posting Komentar

0 Komentar