Program Sembako di Sukabumi Jangkau 16.053 KPM


SUKABUMI--Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi melakukan launching Program Sembako Tahun 2020 di Kube Jasa E-Warong Cibeureum ll, Jalan Ciandam Kelurahan Cibuereum Hilir, Kecamatan Cibeuerum, Kota Sukabumi, Kamis (6/2). Bantuan yang digulirkan pemerintah pusat ini untuk menanggulangi masalah kemiskinan dan menjaga kecukupan gizi masyarakat dengan mampu membeli bahan pangan.

Program tersebut awalnya adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dikelola Kementerian Sosial dan resmi bertransformasi menjadi Program Sembako. Perubahan dilakukan dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan efektivitas program bantuan sosial pangan kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Selain wali kota, hadir pula Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo. '' Program Sembako ini bersentuhan langsung dengan masyarakat terutama yang kurang mampu,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Terutama yang berhubungan dengan kesehatan dan pangan. Wali kota menekankan program pemerintah pusat lainnya seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), kartu Indonesia Pintar (KIP) dan lainnya semuanya menyasar pendidikan, kesehatan dan kebutuhan pokok.

Harapannya sumber daya manusia Indonesia termasuk warga Sukabumi semakin meningkat kecerdasan kesehatan dan mampu bertahan beradaptasi dari berbahai gangguan kesehatan seperti stunting gagal tumbuh.

Fahmi mengatakan, jumlah besaran bantuan untuk program ini naik dari Rp 110 ribu ke Rp 150 ribu per KPM per bulan. Penambahan bantuan sosial ini dapat memberikan kesempatan bagi masyakarat berpendapatan rendah untuk membeli bahan pangan lebih bervariasi.

'' Jumlah KPM program ini di Sukabumi naik dari 12.114 KPM pada 2019 dan naik menjadi 16.053 KPM pada 2020,'' ujar Fahmi. Sehingga ada penambahan sebanyak 3.939 KPM.

Penambahan ini mampu memberikan kebahagiaan yang awalnya sulit akses kebutuhan pokok dan harus digunakan sebaik-baiknya. '' Harapan pemkot program ini semakin menguatkan standar gizi anak dalam proses tumbuh kembangnya,'' cetus Fahmi.

Oleh karenanya mari sukseskan program pemerihtah pusat dan maanfaatkan semaksimal mungkin.

Posting Komentar

0 Komentar