Top Ads

Pimpin Apel di Disdukcapil, Walikota Minta Layanan Publik Lebih Someah



SUKABUMI--Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi memimpin apel pagi di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi, Senin (24/2). Dalam arahannya wali kota meminta para aparatur Disdukcapil untuk memberikan pelayanan dengan someah atau ramah dan tersenyum karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Apel pagi juga dihadiri Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi Kardina Karsoedi dan Sekretaris Disdukcapil Kota Sukabumi Hudi K Wahyu. Selepas apel pagi wali kota meninjau ruangan pelayanan Disdukcapil untuk memastikan kualitas pelayanan kepada warga.

'' Disdukcapil menjadi dinas andalan dalam pelayanan kepada warga,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Ia mengatakan pemkot merasa bangga karena Disdukcapil mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat dalam pelayanan dengan nilai A.

Sehingga Disdukcapil belum ada yang bisa mengimbangi dari dinas lainnya. Sehingga wali kota mengucapkan terimakaish dan selamat atas prestasi yang diraih. Di mana prestasi itu semakin memotivasi pelayanan ke depan. Sebab aparatur itu adalah pelayan, sebagai pelayan harus menyadari fungsi dan tugasnya.

Misalnya pelayan harus hadir sebelum majikan datang dan pelayanan harus dibenahi pelayanan dari waktu ke waktu. '' Standarisasi pelayanan berkaca pada dunia perbankan, pintu dibukakan ketika warga datang karena nenyadari benar untuk memanjakan custumer dan memberi nyaman nasabah,'' cetus Fahmi.

Oleh sebabnya pada akhir tahun 2019 pada rapat pimpinan ada dorongan perubahan bagaimana ASN di seluruh SKPD harus someah atau ramah dalam berinteraksi dengan warga tersenyum.



ASN lanjut Fahmi, pasti mereka memiliki pernasalahan, akan tetapi tidak terbawa dalam pelayanan karena layanan berinteraksi dengan masyarakat harus someah. Ia mencontohkan rumah sakit disebut hospital karena berkaitan dengan hospitality atau someah.

Ketika pasien merasa nyaman dengan perawat dan dokter maka secara psikologis terbangkitkan semangat untuk sembuh. ''Mari bangun kolaborasi dan kebersamaan dalam pelayanan kepada warga,'' ujar Fahmi. Khusudlsnya menguatkan prestasi yang sudah diraih Disdukcapil yakni lakukan konsolidasi dan inovasi tambahan oleh kepala dinas yang baru dilantik.

Contohnya kado pernikahan berupa perubahan KTP dan kartu keluarga ini inovasi ketika warga menikah memberikan KTP yang sudah berybah dan KK baru. Selain itu ketika ada warga melahirkan diberikan kado terindah pembuatan dokumen kependudukan KK yang berubah dan akta kelahiran serta kartu identitas anak.

'' Kado ini jadi sesuatu yang dikenang masyarakat dan senang,'' kata Fahmi. Di sisi lain masa pengabdian kepada warga terbatas yakni wali kota pejabat politik maksimal 10 tahun dan ASN usia 58 tahun dan 60 tahun.

Dalam masa pengabdian yang terbatas itu torehkan prestasi yang terbaik. Khusus ASN, banyak warga yang ingin menjadi aparatur dengan ikut CPNS 2019 yakni formasi hanya 114 dan diperebutkan oleh peserta 3.001 orang.

'' Sulit jadi PNS mari kita tingkatkan kinerja dengan berbagai keberkahan yang didapatk dan yang belum PNS insya Allah Allah yang mengatur rezekinya,'' ungkap wali kota. Dengan mengandalkan pelayanan terbaik, maka masyarakat akan merasakan kehadiran aparatur. Fahmi menuturkan, Disdukcapil akan menjadi dinas kebanggaan dan memberikan kinerja terbaik dalam pelayanan kepada warga.

Seperti diketahui Disdukcapil meluncurkan layanan Siap Jembut Bola Pelayanan (Si Jempol) dalam pelayanan dokumen kependudukan langsung ke warga misalkan permukiman, pasar modern hingga kampus.   

Posting Komentar

0 Komentar