Top Ads

Pemkot Berkolaborasi dengan Bang Japar Advokasi Warga



SUKABUMI--Pemerintah Kota Sukabumi memiliki keterbatasan kewenangan dan anggaran, sehingga membutuhkan keterlibatan semua elemen masyarakat dalam pembangunan. Oleh karenanya pemkot menyambut baik kehadiran organisasi Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Indonesia di Sukabumi.

Hal ini disampaikan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi saat menghadiri Rapat Kerja Daerah ke-1 Bang Japar Presidium Daerah Sukabumi Raya di Hotel Selabintana, Sukabumi, Sabtu (1/2). Dalam acara itu juga dilakukan pelantikan pengurus presidium kecamatan se-Sukabumi.

'' Pemda memiliiki keterbatasan pertama kewenangan karena ada kewenangan pusat, provinsi, kota/kabupaten,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Contohnya jalan, pemda tidak bisa memperbaiki jalan dengan status jalan pemerintah pusat. Kedua pemda memiliki keterbatasan anggaran karena sangat tergantung dukungan pusat dan provinsi.

APBD kota sangat kecil yakni Rp 1,3 triliun dan pendapatan asli daerah pemerintah daerah Rp 46 miliiar. Dengan keterbatasan tersebut tidak mungkin membangun sendiri. Terlebih banyak warga yang membutuhkan dukungan pemerintah.

Sehingga pembangunan tidak hanya bisa dilakukan pemda dengan keterbatasan itu. '' Pemda bisa berbangga lahir lembaga sifatnya ormas atau LSM bertujuan melakukan kolaborasi membangun daerah '' kata dia.

Salah satunya Bang Japar Indonesia yang hadir dalam rangka bermitra dengan pemkot membangun daerah. Terutama dalam memberikan apresasi untuk warga agar mendapatkan advokasi.



Wali kota berharap mari sama-sama jalin harmonisasi hubungan diantara pemda dengan Bang Japar. Pemkot dan Bang Japar hadir ke masyarakat memberikan advokasi ketika ada permasalahan sosial.

Di sisi lain Fahmi berpesan mari perbaiki komunikasi karena sesuatu berhubungan dengan hal itu. Contohnya di media sosial banyak saling caci maki harusnya diisi dengan hal positif. Disinilah Bang Japar hadir sebagai fungsi stabilisator bagi organisasi lain untuk mendukung Sukabumi religius, nyaman dan sejahtera (Renyah). 

Posting Komentar

0 Komentar