Sukseskan Program Unggulan, Sukabumi Jalin Kolaborasi Bareng Media



SUKABUMI--Penyebaran informasi memegang peranan penting dalam suksesnya pembangunan di daerah. Hal inilah yang mendasari digelarnya rapat sosialisasi program unggulan strategis tahun 2020 yang mempertemukan media atau wartawan dengan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi berserta kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkot Sukabumi di Ruang Oproom Balai Kota Sukabumi, Jumat (31/1).

Silaturahmi antara media dan Pemkot Sukabumi yang baru pertama kali digelar ini dihadiri puluhan jurnalis baik media cetak, online, dan televisi di Kota Sukabumi. Dalam kesempatan itu para jurnalis memberikan masukan dan saran terkait berbagai macam hal kepada Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

'' Sukabumi dari sisi luas wilayah dan penduduk tidak terlalu besar, tapi Sukabumi begitu menarik dan menjadi eksotis,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengawali sambutannya. Sebab selama ini berbagai informasi mengenai Sukabumi terkadang menjadi incaran pemberitaan di media massa.

Sehingga perlu adanya informasi yang baik dan berimbang dengan berkolaborasi bersama media. Seperti diketahui media memiliki 3 fungsi pertama informasi, kedua sosialisasi dan fungsi ketiga dalam rangka edukasi dan jangan sampai ada provokasi.

Dalam konteks pembangunan, pemkot menyandari benar kritik, saran pendapat adalah sesuatu yang dibutuhkan. Tidak mungkin pembangunan berjalan dengan baik kalau tidak ada kolaborasi istilah pentehelik ABCGM yakni akademisi, bisnis, community, goverment dan media. Di mana media punya peran luar biasa, di mana sesuatu yang bukan masalah ketika diracik akan menjadi ramai.

Di sisi lain pemkot membutuhkan informasi kritikan dan saran agar pembangunan berjalan dengan baik dengan melihat kekurangan yang ada dan mari bangun peradaban dengan intropeksi dan solusi yang sama-sama membangun.

'' Kami berharap sinergitas media dan pemerintah dapat terjalin dengan dihadirkan media, khawatir ada kepala dinas yang alergi dengan media,'' ujar Fahmi. Wali kota menekankan pemda tidak anti kritik dan bahkan harus menjalin kemitraan. Syaratnya kritik membangun agar untuk percepatan pembangunan.

Fahmi mengatakan, harus ada perubahan slogan dari bad news is good news menjadi good news adalah good news. Oleh karenanya mari bangun kebersamaan dengan kompetensi dalam rangka membangun Sukabumi. Pertemuan dengan media ini akan rutin dilakukan sebulan sekali.

Di mana pada pertemuan berikutnya hal yang dibahas tematik sifatnya misal pendidikan agar lebih fokus, dan mendorong sinergitas. Sehingga pemberitaan yang disampaikan dengan fakta dan data. Targetnya muncul informasi dari kedua belah pihak sebab sesuatu yang benar bisa menjadi salah ketika diramu karena berita menggiring opini warga.

'' Kami memberikan apresiasi kepada media dan organisasi media yang telah bekerja secara normatif dan profesional,'' kata dia. Pada kesempatan itu disampaikan program unggulan yakni Homecare, Ambulans Sigap, Puskesmas Klinik Sore. Selain itu program Sukabumi Participated Responder (Super) akan kolaborasi dengan Jabar Quick Respon, Kelurahan Sport Center, literasi, Sukabumi Kelurahan Entrepereneurship Center (Kece), dan lain sebagainya. Di samping itu pada 2020 akan dikawal pengadaan barang dan jasa harus dilakukan di triwulan pertama.

Hal ini seseuai arahan presiden dan gubernur dalam percepatan pembangunan. Kepala Bagian Perekonomian Pembangunan dan Kerjasama Daerah Setda Kota Sukabumi Rahmat Sukandar menambahkan, pemkot dan media berkolaborasi dalam mensukseskan program pembangunan. Ke depan akan rutij digiatkan hal serupa dalam diskusi bersama media.

Posting Komentar

0 Komentar