Top Ads

Hari Amal Bakti Kemenag, Perkuat Kerukuman Umat Beragama





SUKABUMI--Upacara peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ( Kemenag) ke-74 tingkat Kota Sukabumi dipusatkan di Lapang Merdeka Kota Sukabumi Jumat (3/1). Momen ini untuk mengingatkan pentingnya kerukunan umat beragama sebagai modal utama dalam membangun bangsa dan negara.

Pada upacara tersebut Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan sambutan Menteri Agama Fachrul Razi dalam peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-74. Selain itu hadir pula Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi Chalik Mawardi, Kasdim 0607/Kota Sukabumi, Mayor (Chb) R Khoirullah, Wakapolres Sukabumi Kota Kompol Sulaeman dan unsur Forkopimda lainnya.

'' Saya atas nama Pemkot Sukabumi secara khusus mengucapkan selamat melaksanakan hari Amal Bakti Kementerian Agama kepada keluarga besar Kementerian Agama Kota Sukabumi,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Semoga saling bersinergis dan berkolaborasi dalam membangun Sukabumi tercinta.

Pada sambutannya juga, wali kota menyampaikan dua pantun sebagai tanda cinta kepada keluarga besar Kementerian Agama. ''Tersenyum ramah peserta upacara, berbaris rapih di Lapang Merdeka. Terima kasih kepada Kementerian Agama, mari bangun Sukabumi bersama-sama''. '' Sungguh syantik gadis Sukabumi, tersenyum manis di pagi hari. Saya ucapkan selamat hari amal bakti mari bersama kita laksanakan kolaborasi''.

Dalam momen itu Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyampaikan Sambutan Menteri Agama Fachrul Razi. Di antaranya hari amal bakti merupakan tonggak peristiwa penting yang mempunyai arti khusus bagi bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kaidah dan nilai-nilai kehidupan beragama, yaitu Hari Amal Bakti Kementerian Agama.

Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama merefleksikan rasa syukur kita kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dan penghargaan terhadap jasa-jasa para perintis dan pendiri Kementerian Agama. Di mana semua bisa berdiri di tempat ini, tidak lepas dari perjuangan dan pengorbanan generasi terdahulu.

Dalam negara Pancasila, siapa pun dengan alasan apa pun tidak diperkenankan melakukan propaganda anti-agama, penistaan terhadap ajaran agama dan simbol-simbol keagamaan, menyiarkan agama dengan pemaksaan, ujaran kebencian dan kekerasan terhadap pemeluk agama yang berbeda.

Demikian pula segala kebijakan pemerintah tidak boleh bertentangan dengan kaidah agama dan ideologi negara. Agama dan Negara saling membutuhkan dan saling mengokohkan untuk kebahagiaan hidup manusia. Sejalan dengan tema Hari Amal Bakti Kementerian Agama tahun 2020 ialah, “Umat Rukun, Indonesia Maju”, saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama di Pusat dan di Daerah, agar menjadi agen perubahan dalam memperkuat kerukunan antar umat beragama di Tanah Air.

Kerukunan antar umat beragama merupakan modal kita bersama untuk membangun negara dan menjagaintegrasi nasional. 

Posting Komentar

0 Komentar