Kick Off Meeting Perencanaan Pembangunan 2021



SUKABUMI--Proses perencanaan pembangunan di Kota Sukabumi dirancang lebih awal, yang ditandai dengan Kick Off Meeting Perencanaan Pembangunan 2021 di Hotel Maxone, Senin (2/12). Tahapan ini menjadi awal agar perencanaan berjalan tepat waktu untuk lahirnya program berkualitas dalam suksesnya pembangunan.

Kegiatan yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi tersebut dibuka langsung Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, dan pimpinan SKPD serta BUMD. Dalam acara itu juga disampaikan materi dari Kabid Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Bappeda Jawa Barat Yuke Maulani Septiana.

'' Hari ini melaksanakan Kick Off perencanaan pembangunan 2021, unik 2019 belum selesai dan 2020 belum dimasuki tapi 2021 sudah lakukan proses perencanaan,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Sebabnya karena itulah mekanisme yang harus dilakukan dan berharap ketika perencananan diawali dari sekarang dengan baik dan matang maka hasilkan program yang jauh lebih baik bila tidak dilakukan belum tentu hasilnya baik.

Kick Off ungkap Fahmi adalah metodelogi yang dihubungkan dalam pertandingan termasuk perencanaan. Ketika Bappeda kick off, maka menunjukkan harus siapkan metodogi dan perangkat serta siapkan hal untuk pembangunan di 2021.

Arahan presiden Joko Widodo melakukan percepatan pembangunan dengan tiga kata kunci. Pertama dalam proses percepatan reformasi birokrasi maka muncul semangat penyederhanaan eselon 3 dan 4 dan kota/kabupaten lakukan pemetaan jabatan.

Upaya ini dalam proses birokrasi mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Salah satu yang didorong adalah sistem berbasiskan teknologi dalam mempercepat dan mempermudah layanan publik serta memaksimalkan potensi yang ada. Arahan kedua adalah percepatan infrastruktur dan ketiga inovasi pendidikan.

'' Ini tiga kata kunci dan diamanatkan, untuk mensukseskan tiga kata kunci itu maka perencanaan pembangunan menjadi kunci awal,'' ujar Fahmi. Bila salah perencanaan maka berdampak pada gagal penbangunan dan jika perencanaan benar maka sukses pembangunan.

Wali kota menekankan perencanaan pembangunan kordinasi dengan provinsi dan pusat. Ia mengatakan Kick off penting dalam rangka merefresh terkait visi misi dan RPJMD serta program unggulan yang harus dituntaskan.

Menurut Fahmi, dalam undang-undang Aparatur Sipil Negera disebutkan keberadaan aparatur dalam kerangka menjalankan kebijakan oleh pejabat pembinaan kepegawaian (PPK) dalam hal ini wali kota. Setiap SKPD dituntut untuk melakukan inovasi dalam layanan dan akan dilakukan evaluasi.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi Cecep Mansur menambahkan, acara ini dalam rangka penyamaan persepsi arah dan kebijakan pembangunan Kota Sukabumi 2021. Ia mengatakan RAPBD 2020 sudah disepakati dan kini dalam tahapan evaluasi gubernur Jabar. 

Posting Komentar

0 Komentar