Gerakan Shalat Subuh Berjamaah di Jumat Terakhir 2019



SUKABUMI--Jumat terakhir di tahun masehi 2019, diawali Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami dengan mengikuti gerakan shalat subuh berjamaah di Masjid Agung Kota Sukabumi, Jumat (27/12).

Momen ini sebagai upaya menguatkan diri untuk mengakhiri 2019 dengan hal yang terbaik dan menguatkan niat pembangunan lebih baik pada 2020 mendatang. Selain wali kota dan wakil wali Kota Sukabumi, shalat subuh berjamaah juga dihadiri Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada, Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi Chalik Mawardi.

'' Dari waktu ke waktu harus melakukan perbaikan diri dan harus memberikan manfaat kepada warga sekitar,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi saat memberikan sambutan seusai shalat subuh.

Pergantian waktu dari 2019 ke 2020 berharap memberikan perubahan dan manfaat bukan sebaliknya. Mari kata Fahmi, menjadi pribadi terpuji dan jangan sibuk membicarakan atau mudah menemukan kekurangan orang lain.

Pada kesempatan itu wali kota juga menyampaikan alhamdulillah situasi Kota Sukabumi dalam keadaan aman dan nyaman. Contohnya pada momen Natal beberapa waktu lalu kondisi aman dan nyaman dapat terjaga selama proses ibadah sebagai wujud toleransi keagamaan.

Ke depan suasana aman dan nyaman diharapkan tercipta dalam pergantian tahun 2019 ke 2020. Di mana pemda mengeluarkan surat edaran dalam menghadapi pergantian tahun. Pertama dalam rangka pergantian tahun tidak menyalakan kembang api dan petasan. Kedua tidak mengikuti kegiatan hura-hura.

Ketiga tidak melakukan hal-hal yang masuk kegiatan kemaksiatan dan narkoba. Hal ini agar warga sama-sama menjaga situasi kota Sukabumi serta ketika ada hal mencurigakan lapor ke aparat keamanan. Selain itu pelaksanaan tahun baru difokuskan di tempat ibadah seperti masjid baik kelurahan dan kecamatan.

Di mana aparat kecamatan dapat memobilisssi warga lakukan muhasabah dan doa bersama di masjid. '' Jumat ini terakhir di 2019 dan akan bertemu di tahun depan, kuatkan azzam atau niat kita untuk pembangunan di bidang keagamaan dengan kebersamaan,'' ungkap Fahmi. Khususnya mewujudkan Kota Sukabumi yang religius, nyaman, dan sejahtera.

Wali kota memohon maaf apabila pada 2019 ada hal yang kurang berkenan baik ucapan maupun perilaku. Ke depan akan terus dilakukam perbaikan ke arah lebih baik.

Posting Komentar

0 Komentar