Tantangan Mojang Jajaka Sukabumi 2019 Lebih Kreatif dan Inovatif


SUKABUMI--Malam puncak pasanggiri mojang jajaka Kota Sukabumi 2019 digelar di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Jumat (22/11) malam. Momen yang berlangsung semarak ini diharapkan melahirkan mojang jajaka yang kreatif, inovatif dan mampu berkolaborasi membangun Kota Sukabumi.

Acara grand final mojang jajaka ini dibuka Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Dihadiri pula Ketua Tim penggerak PKK Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi, Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo, dan Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo.

'' Arahan Presiden Jokowi kepada kota/kabupaten akselerasikan potensi sumber daya manusia (SDM) dalam kerangka percepatan pembangunan dan harus dilaksanakan,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Ia mengatakan meningkatkan kualitas SDM bukan hanya dari sisi keilmuan, tapi aspek ekonomi kreatif yakni inovasi, kreativitas dan yang terpenting melakukan kolaborasi.

Itulah sebabnya perlu melakukan kolaborasi dalam membangun Sukabumi kita diantara semua elemen masyarakat. Data Sukabumi Crative Hub (SCH) di Kota Sukabumi padw 2019 memiliki 117 komunitas kreatif dan 1.200 pelaku ekonomi kreatif. 

 '' Saya berpesan ajang mojang jajaka jangan hanya mengandalkan ketampanan dan kecantikan, akan tetapi menggali potensi anak muda yang kreatif, inovatif dan kolaborasi dalam membangun Sukabumi,'' kata Fahmi. Forum mojang jajaka jangan ada unsur ego dan mari sama-sama bersinergi.

Intinya Sukabumi dibangun kolaborasi untuk Sukabumi kita yang diharapkan makin melesat. Kepala Dinas Pemuda Olahraga, dan Pariwisata Kota Sukabumi Adang Taufik mengatakan, pasanggiri mojang jajaka ini diikuti oleh 10 mojang dan 10 jajaka. Mereka berasal dari tujuh kecamatan di Kota Sukabumi.

Posting Komentar

0 Komentar