Sukabumi Gencarkan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan


SUKABUMI--Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi memberikan materi dalam acara Workshop Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) relawan layad rawat, Selasa (19/11) di Hotel Maxone Kota Sukabumi. Kegiatan yang digagas Dinas Kesehatan Kota Sukabumi ini, diikuti oleh 300 orang terdiri dari relawan Layad Rawat PSC 119 HC - SIGAP.

Hal ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi para relawan atau kader kesehatan dalam melakukan pertolongan pertama terhadap masalah-masalah kesehatan kegawatdaruratan. " Peran masyarakat dalan pertolongan pertama terhadap masalah kesehatan telah banyak dirasakan,'' ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi.

Di mana Workshop PPGD untuk relawan layad rawat ini merupalan peningkatan program layad rawat Jawa Barat. Menurut Fitri, program ini masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah. Bahkan masuk dalam program unggulan pelayanan kesehatan program layad rawat.



Fitri menuturkan, perlu dukungan dari semua pihak termasuk dukungan peran masyarakat. Sehingga masyarakat pada umumnya dapat memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan atau lainnya.

Di sisi lain Dinkes melakukan upaya peningkatkan pengetahuan kepada masyarakat. Upaya ini bersinergi dengan program home care yang bertugas di 33 kelurahan.

Fitri menambahkan, pelatihan ini memberikan pengetahuan keterampilan dalam memberikan pertolongam pertama. Rencananya pelatihan untuk 3 angkatan dan peserta 100 orang per angkatan.

Target pelatihan adalah masyarakat umum yang sering terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan. Selain itu kelurahan, kecamatan, dan SKPD yang selama ini dianggap bukan orang kesehatan.

Lebih lanjut Fitri mengungkapkan, ada lima kewajiban dasar kita menjaga diantaranya menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga harta. Di mana pelatihan ini untuk menimbulkan dan membangkitkan kesadaran masyarakat dalam menjaga sesama manusia.

'' Program ini meningkatkan kesadaran masyarakat kita sendiri dan berupaya menyadarkan masyarakat apabila ada masyarakat yang mengawali kegawatdaruratan,'' ungkap Fitri.

Posting Komentar

0 Komentar