Semarak Maulid Nabi Muhammad, Syiar Islam dan Perkokoh Kota Santri


SUKABUMI--Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momen untuk meningkatkan ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT. Selain itu kegiatan keagamaan ini mendukung suksesnya pembangunan di bidang lain. Hal ini disampaikan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dalam acara maulid nabi di Pesantren Fathul Bayan Jalan Otista Gang Karya Bakti, Cijangkar, Kecamatan Citamiang, Minggu (3/11).

'' Berbagai kegiatan keagamaan ini agar warga makin takwa dan meningkat ketaatan kepada Allah,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Pada momen ini wali kota meminta dukungan pembangunan di bidang ekonomi dan kesehatan serta lainnya kepada warga. Sebabnya pembangunan tidak berhasil bila tidak dibarengi bidang keagamaan.

Sehingga Pemkot Sukabumi memprioritaskan pembangunan bidang keagamaan. Misalnya menggencarkan gerakan shalat subuh berjamaah dan magrib mengaji sebagai bentuk syiar keagamaan.



Sebelumnya, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menghadiri Tabligh akbar memperingati maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah dan peresmian pusat dakwah Nuurussagaf di Jalan Garuda Caringin, Kelurahan/Kecamatan Baros, Kota Sukabumi Sabtu (2/11) malam. Dalam momen tersebut wali kota menyampaikan tabligh akbar sebagai bagian syiar Islam dan memperkokoh Sukabumi sebagai kota santri.

Kegiatan yang dihadiri Ketua DPRD Kota Sukabumi Kamal Suherman dan pimpinan Ponpes An Nidzom Sukabumi KH Abuya Abddullah Muchtar juga sebagai momen milad Nuurassagaf. '' Atas nama pemkot, kami sampaikan terimakasih dan acara ini menjadi dakwah di wilayah ini serta alhamdulillah kegiatan keagamaan semakin meningkat dibuktikan dengan banyaknya kehadiran jemaah,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Dukungan ini karena pembangunan bisa berhasil, kalau bidang keagamaan menjadi prioritas. Sehingga Kota Sukabumi akan mengokohkan sebagai kota santri yang didalamnya senantiasa memperkokoh nilai-nilai keagamaan dan ketakwaan serta ketaatan kepada Allah SWT.

Selama ini pemkot menggulirkan berbagai program bidang keagamaan dan mendapatkan dukungan dari DPRD dan warga. Di antaranya gerakan Magrib mengaji, subuh berjemaah dan perhatian pada madrasah, masjid, majelis taklim dan pondok pesantren (M3P).

Wali kota menambahkan, pembangunan di bidang keagaman akan terus dikuatkan sehingga keberkahan akan diraih. Di sisi lain, peresmian gedung dakwah bisa semakin mengokohkan keislaman dan kegamaan masyarakat. '' Dari sini peradaban umat Islam bisa berkembang dan mendukung Sukabumi religius, nyaman, dan sejahtera (Renyah),'' ujar Fahmi.

Terakhir wali kota berharap kota tercinta senantiasa ada dalam keberkahan dan ketaatan kepada Allah terus meningkat.

Posting Komentar

0 Komentar