Kota Sukabumi Jadi Pilot Project Program Kesiapsiagaan Hadapi Gempa Bumi



SUKABUMI--Kota Sukabumi menjadi lokasi pilot project program kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi yang digulirkan Palang Merah Amerika (American Red Cross) dan USAID. Pelaksanaan program ini salah satunya ditandai dengan kedatangan rombongan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat, PMI Amerika, USAID, dan Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat ke Balai Kota Sukabumi, Selasa (12/11).

Rombongan diterima oleh Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada dan pejabat di lingkup Pemkot Sukabumi. Sementara tim dari Amerika yang datang yakni Perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat Mr Josh, Country Representatif PMI Amerika atau American Red Cross (Amcross) untuk Indonesia dan Asia Pasifik Mr Kendall D Repass, dan Mike McCoy dari USAID Fellowship Person serta didampingi PMI pusat dan PMI Kota Sukabumi.

'' Kami ucapkan selamat datang di kota kecil sejuta cinta dan sejuta cerita,'' ujar Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada. Sukabumi merupakan kota kecil yang terdiri dari 7 kecamatan dan 33 kelurahan.

Dida mengatakan, lokasi Sukabumi strategis yakni 90 kilometer dari ibukota provinsi Jawa Barat Bandung dan dekat dengan ibukota negara Jakarta sejauh 100 kilometer. Namun demikian Sukabumi terletak di patahan Cimandiri sehingga rawan bencana.

Oleh karena itu kata Dida, pemkot menyambut gembira kedatangan rombongan yang bisa memberikan banyak masukan penanganan bencana karena posisi rawan bencana tersebut. Terutama dalam penanganan bencana melalui teknologi telekomunikasi atau komunikasi yang dikembangkan.

Saat ini ungkap Dida, Sukabumi mempunyai tim cukup baik yakni BPBD yang setiap saat siap menghadapi bencana. Selain itu Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dalam menyiapkan aplikasi Sukabumi Particapated Responder (Super) yang didalamnya ada panic button salah satunya merespon bencana. Di samping itu PMI Kota Sukabumi siap membantu dan menanggulangi bencana.




Country Representatif PMI Amerika atau American Red Cross (Amcross) untuk Indonesia dan Asia Pasifik Mr Kendall D Repass mengatakan, kunjungan untuk meninjau dan berdiskusi dengan pemangku kepentingan terkait komunikasi kebencananan. '' Untuk melihat kendala dan hambatan terkait infrastruktur sistem komunikasi di Sukabumi, pada saat nanti bencana bagaimana kesiapsiagaan sistem itu berjalan,'' ujar dia.

Kota Sukabumi kata Kendall dipilih berdasarkan kajian yang matang dimana di Indonesua hanya ada dua wilayah yakni Kota Sukabumi dan Kabupaten Banyuwangi. Karena pilot project dan jika berhasil akan replikasi di wilayah lainnya di Indonesia. '' Nantinya akan ada laporan dan kajian akan disampaikan kepada pemerintah,'' terang Kendall. Khususnya mengenai kondisi dan kesiapan Sukabumi terkait sistem bencana.   

Posting Komentar

0 Komentar