Ini Imbauan Wali Kota Sukabumi Jelang Penerimaan CPNS



Menjelang pembukaan pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), masyarakat diminta berhati-hati dengan munculnya berbagai macam modus penipuan.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi meminta masyarakat agar tidak percaya terhadap siapapun yang menjanjikan dapat meloloskan menjadi seseorang menjadi PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Dijelaskannya ujian tes CPNS dilakukan secara massal dan menggunakan computer assisted test (CAT).

" Perlu diketahui bersama penerimaan tes CPNS dilakukan secara massal dan menggunakan komputer atau disebut CAT, maka nilai bisa langsung diketahui saat itu juga setelah tes berlangsung," terangnya. Untuk menghindari penipuan, dirinya meminta masyarakat memperhatikan ketentuan dan syarat penerimaan CPNS.

Ketentuan dan syarat dapat dilihat di situs web resmi milik Badan Kepegawaian Nasional (BKN) atau pemerintah kabupaten/Kota. " Kami mengimbau bagi masyarakat yang berminat dan memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi CPNS, betul-betul cermat dalam membaca ketentuan dan cara mendaftarnya," jelas dia.

Lebih lanjut Fahmi menuturkan, penerimaan CPNS ini sifatnya terbuka untuk semua warga baik umum dan pegawai honorer K-2.  Pemerintah kota sebatas mengajukan kebutuhan CPNS, sementara pelaksanaan tes dan pengumuman dilakukan pemerintah pusat.

Intinya ia mengimbau warga jangan mudah tergoda ada yang menjanjikan diterima CPNS karena pelaksanaan seleksi dilakukan pemerintah pusat secara terbuka dan profesional. Sementara itu, Dalam penerimaan tahun ini, Pemerintah Kota Sukabumi mendapatkan sebanyak 114 formasi.

Secara keseluruhan, pada penerimaan CPNS 2019 ini, Pemerintah membuka 152.286 formasi. Rinciannya, lowongan di instansi pusat di 68 kementerian/lembaga sebanyak 37.425 formasi sedangkan lowongan untuk CPNS daerah sebanyak 114.861 formasi yang tersebar di 462 pemerintah daerah. 

Posting Komentar

0 Komentar