Gerakan Pengurangan Sampah di Sukabumi Sasar Pelaku Usaha


SUKABUMI--Gerakan upaya pengurangan sampah terus digiatkan di Kota Sukabumi. Aksi ini dilakukan dengan menggiatkan sosialisasi dan edukasi pengurangan sampah kepada semua kalangan.

Termasuk kepada pelaku usaha yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi yang menggelar Sosialiasi pengurangan sampah kepada pelaku usaha di Kota Sukabumi di Hotel Taman Sari, Kamis (28/11).'' Membuat kenyamanan termasuk kebersihan tugas semua elemen masyarakat,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi yang memberikan sambutan di acara tersebut.

Menurut wali kota, ini Sukabumi kita bukan Sukabumi kalian dan Sukabumi mereka. Makanya semua bertanggungjawab atas kota dalam mewujudkan visi mewujudkan Kota Sukabumi yang religius, nyaman dan sejahtera (Renyah).

Arti nyaman khususnya ungkap Fahmi, terkait pengelolaan sampah. Indikator pengelolaan sampah dilakukan baik dan benar termasuk harud didukung pelaku usaha.

Fahmi mengatakan, dari hasil perhitungan setiap orang sumbang sampah 0,51 kilogram per orang dan bahkan sejak bayi. Di wilayah Kota Sukabumi produksi sampah per hari 171 ton.

Ketika terjadi percepatan pembangunan infrastrukur seperti jalan tol Bogor-Sukabumi dan kereta rel ganda kata Fahmi maka makin banyak orang datang ke Sukabumi. Hal yang perlu diantisipasi adalah kenaikan volume sampah.

Kondisi ini diperlukan mengingat daya tampung sampah di TPA Cikundul Kecamatan Lembursitu bertahan hingga Desember 2019. Oleh karena itu harus mulai dari diri sendiri dalam mengurangi sampah dan gerakan kebersihan di sekitar lingkungan.

Pelaku usaha juga lanjut Fahmi, mulai harus tertib menyiapkan tempat sampah dan melakukam proses pemilahan sampah di wilayahnya masing-masing. Terutama memilah sampah plastik yang bisa bernilai ekonomis karena Sukabumi memiliki bank samlah Sukabumi (Sammi).

Ke depan ungkap Fahmi, edukasi ke masyarakat terkait edukasi pengurangan sampah terus dilakukan. Salah satunya jika kemana-mana berbelanja membawa kantong sendiri.

Kepala Bidang Pelayanan Kebersihan DLH Kota Sukabumi Eneng Rahmi mengatakan, gerakan mengurangi sampah terus dilakukan terutama plastik. '' Kali ini edukasi dilakukan ke kalangan pelaku usaha,'' imbuh dia.   

Posting Komentar

0 Komentar