Genjot PAD, Pemkot Sukabumi Terbitkan Edaran Bayar Pajak Kendaraan untuk ASN



SUKABUMI--Kota Sukabumi berupaya menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) salah satunya pajak kendaraan bermotor. Upayanya dengan mendukung Zonita Pamor atau Zona integritas taat pajak kendaraan bermotor, di lingkup aparatur sipil negara (ASN)/non ASN Pemerintah Kota Sukabumi.

Bahkan Wali Kota Sukabumi menandatangani Surat Edaran Nomor 970/1228/BPKD tentang Zona Integritas Taat Pajak Kendaraan Bermotor di Lingkungan ASN pada Pemerintah Daerah Kota Sukabumi. Penandatanganan dilakukan pada sosialisasi Zonita Pamor di lingkup ASN/Non ASN di lingkup Pemkot Sukabumi di Hotel Maxone, Rabu (27/11). Pada momen itu hadir Bapenda Jabar, Satlantas Polres Sukabumi Kota, dan Jasa Raharja.

'' Saya menandatangani surat edaran mewajibkan para aparatur membayar pajak tepat waktu terlebih kendaraan dinas,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Nantinya kalau ada operasi tertib pajak bisa diberhentikan atau dicek.

Jangan sampai ASN tidak taat pajak karena harus jadi pelopor bukan sebaliknya. Namun saat ini sudah bagus dan akan terus ditingkatkan.

Di sisi lain presiden memberikan amanat kepada kepala daerah dan unsur Forkopimda untu percepatan pembangunan salah satunya infrastruktur. Hal ini tidak bisa dipisahkan dari potensi PAD di tiap wilayah diantaranya potensi pajak yang harus dimaksimalkan.



Sehingga daerah kolaborasi dengan tingkat diatasnya yakni provinsi dalam memaksimalkan potensi yang ada. Apalagi pertumbunan kendaraan baru di Sukabumi mencapai 1.200 hingga 1.500 per bulan namun ruas jalan tidak bertambah.

 '' Ketika kendaraan semakin banyak, pemda memberikan kenyamanan yakni perkembangan infrastruktur,'' imbuh Fahmi. Salah satu hal yang bisa dimaksimalkan melalui potensi pajak.

Harapannya Zonita Pamor bisa disosialiasikan kepada ASN. Ke depan kolaborasi antara Samsat, polres dan Jasa Raharja akan diperkuat memakisimalkan potensi yang dimiliki untuk mendapatkan PAD.   

Posting Komentar

0 Komentar