Komitmen Sukabumi Gencarkan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah



SUKABUMI--Gerakan shalat subuh berjamaah di Kota Sukabumi terus digaungkan dalam rangka meraih keberkahan sebuah kota. Kegiatan tersebut juga dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi antara warga dengan aparat pemerintah kota. 

Pada Jumat (25/10), gerakan shalat subuh berjamaah di Masjid Agung Kota Sukabumi ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi Chalik Mawardi. '' Alhamdulillah dengan berbagai keberkahan dan kebaikan, bisa silaturahmi dan melaksanakan gerakan shalat subuh berjamaah yang sudah setahun berjalan,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dalam sambutannya selepas shalat subuh. 

Harapannya gerakan ini menjadi massif dan didorong oleh aparatur. Sebabnya wali kota meyakini Allah tidak mungkin memberikan kebaikan dan keberkahan kalau manusia tidak berusaha melakukan proses pendekatan kepada Allah SWT.

Fahmi menuturkan, cara mempercepat proses pembangunan yakni mendekat kepada Allah. Salah satunya menjadikan shalat subuh sebuah gerakan massif sehingga keberkahan tumbuh.

Dalam momen ini juga Wali Kota mengatakan, proses pelantikan presiden dan wakil presiden beberapa hari lalu berjalan aman. Harapannya pelaksanaan pembangunan lima tahun ke depan bisa dilaksanakan dengan baik.

Segala sesuatu yang diawali dengan baik akan berjalan dengan baik. Selain itu sudah dilantik menteri Kabinet Indonesia maju sebanyak 38 menteri dan pejabat setingkat menteri.

Pelantikan menteri kabinet ini semua berjalan dengan baik. Presiden memilih sesuai kepercayaan dan hak prerogatif dan berharap presiden dan kabinetnya mampu merubah Indonesia ke arah lebih baik.

Termasuk program pembangunan di Sukabumi seperti jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), rel ganda kereta Sukabumi-Bogor, dan bandara Sukabumi. Jika tuntas dibangun akan berdampak positif pada Kota Sukabumi dan targetnya Indonesia semakin kuat, kokoh dan melesat memberikan kesejahteraan bagi warga.

Di sisi lain wali kota menyampaikan saat ini tengah digelar MTQ tingkat kota di Kecamatan Lembursitu dan penutupan MTQ pada Jumat. Fahmi mengatakan MTQ menjadi ajang syiar agama dan Islam serta menjadi kebanggaan bagi umat Islam dengan adanya MTQ dan doakan regenerasi alim ulama Sukabumi melalui kegiatan itu.

Wali kota juga menekan kewaspadaan menghadapi potensi kebakaran yang kini naik lag kasusnya. Apalagi dalam rentang Januari hingga Oktober 2019 tercatat sebanyak 155 bencana dan sekitar 47 persen kebakaran.

Terakhir beberapa hari lagi diperingati sumpah pemuda. '' Momen ini proses monumental bukan seremoni menjadi semangat gagas kembali persatua dan kesatuan lakukan konsolidasi para pemuda,'' kata Fahmi.


Di kota usia penduduk usia pemuda tinggi dan pemerintah harus berperan aktif mendorong baik agama dan perekonomian sosial budaya. Hal ini karena pemuda menjadi calon pemimpin di masa depan.

Sehingga pemerintah dengan berbagai program pembangunan pemuda harus didukung dalam kerangka melakukan perbaikan dan perubahan. Terlebih dalam kacamata agama pemuda mempunyai peran penting dalam perubahan.   

Posting Komentar

0 Komentar