Kemboja Sari Aplikasi Delivery Dokumen Kependudukan Resmi Di Launching





Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) melaunching Layanan akta kematian jemput bola - jadi dalam satu hari (Layanan Kemboja Sari) di Opproom Balai Kota Sukabumi, Kamis (10/9). 


Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan juga Kepala Diskukcapil Kota Sukabumi Iskandar melakukan launching tersebut ditandai dengan menekan tombol aplikasi Kemboja Sari. 


Aplikasi tersebut merupakan aplikasi pelayanan akta kematian online dokumen yang telah di terbitkan. Akan disampaikan langsung ke lokasi pemohon (delivery). Diciptakanya inovasi aplikasi ini untuk mempercepat layanan kependudukan.


" Saya bersyukur kota sukabumi kota teraktif melaksanakan kegiatan untuk memenuhi dokumen kependudukan," ujar dia. 


Menurutnya, akta kematian sebagai dokumem kependudukan yang juga dinilai penting. Oleh sebab itu diharapkan dengan adanya aplikasi kemboja sari bisa mendukung pencapaian data kependudukan. Inovasi ini harus terus didukung oleh seluruh pihak. 


" Kita sama-sama harus tetap berkolaborasi agar prigram ini bisa tersosialisasikan, termasuk aparat pemerintah," kata dia. 


Berdasarkan data yang dihimpun dari Data Konsolidasi Bersih (DKB), Penduduk Kota Sukabumi berdasarkan  Semester I Tahun 2019 (data penduduk yang sudah dibersihkan oleh Kementerian Dalam Negeri) adalah sebanyak 348.131 jiwa terdiri dari LakiLaki sebanyak 175.044 jiwa dan Perempuan sebanyak 173.087 jiwa. 


Dalam penerbitan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 104.381 jiwa sudah memiliki KK atau sebanyak 98.54% dari 105.927 Kepala Keluarga. 

Dalam penerbitan KrP-el sebanyak 245.288 wajib KTP dan yang sudah memiliki KTP-el sebanyak 243.070 jiwa atau 99%. 

Dalam penerbitan Kutipan Akta Kalahiran bagi anak usia 0 sampai dengan 18 Tahun sebanyak 119.941 jiwa sudah memiliki Akta Kalahiran atau sebanyak 96,25% dari 115.447 jiwa.

Posting Komentar

0 Komentar