Istimewa, Wali Kota Sukabumi Ceramah Umum di STIA LAN Bandung



SUKABUMI--Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi memberikan ceramah umum kebijakan manajemen kepegawaian Pemerintah Kota Sukabumi di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) Bandung, Jumat (18/10). Hal ini merupakan bentuk kepercayaan dari kampus kepada Pemerintah Kota Sukabumi untuk memaparkan manajemen aparatur sipil negara (ASN) kepada para mahasiswa.

Dalam ceramah umum tersebut wali kota didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi Dida Sembada. ‘’ Semangat kita sama baik pemuda dan mahasiswa yakni merebut masa depan,’’ ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengawali ceramah umumnya.

Dalam artian, jangan menyerahkan masa depan kepada orang lain dan mari ambil dan rebut masa depan dari diri sendiri. Pada kesempatan itu wali kota menyampaikan kebijakan manajemen kepegawaian didasarkan pada dua regulasi yakni Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Fahmi menerangkan, semua kota/kabupaten mengacu pada dua aturan pedoman pengelaolan kepegawaian tersebut. Berdasarkan ketentuan itu wali kota mendapatkan mandatory sebagai pejabat pembina kepegawaian, maksudnya pejabat yang memiliki kewenangan pembinaan pegawai dan pemindahan baik mutasi, rotasi, dan promosi serta pemberhentian ketika ada PNS yang tidak melakukan tugas dengan baik dan tidak bisa dibina. 

Menurut Fahmi, tugas ASN menurut undang-undang antara lain sebagai pelaksana kebijakan publik yang dibuat kepala daerah. Seperti dieketahui wali kota merumuskan kebijakan publik salah satunya berdasar pada janji-janji politik pada kampanye misalnya bidang kesehatan dengan menggulirkan program homecare dan masuk visi misi serta rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

PNS juga harus memperhatikan perilaku yang baik di tengah masyarakat dan kini dalam perkembangannya di media sosial. Upaya ini diperlukan agar PNS bisa menjadi teladan dan contoh yang baik bagi masyarakat.

Posting Komentar

0 Komentar