Doa Bersama dan Deklarasi Kondusivitas, dari Sukabumi untuk Indonesia


SUKABUMI--Pemerintah Kota Sukabumi menggelar Silaturahmi dan doa bersama lintas agama dan penghayat kepercayaan terhadap Tuhan yang maha esa untuk keselamatan bangsa di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi Sabtu (19/10). Kegiatan ini untuk memperkuat dan memperkokoh persaudaraan serta kekeluargaan antara semua elemen masyarakat di Kota Sukabumi.

Pada kesempatan itu dilakukan pula penandatanganan deklarasi dari pemerintah, Forkopimda dan warga Sukabumi mengenai empat hal. Pertama menolak aksi unjuk rasa anarkis, menolak radikalisme, hoax, dan terorisme, mendukung pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024, dan siap menjaga keamanan dan ketertiban serta kondusivitas wilayah Kota Sukabumi.

Hadir dalam acara, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi, Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, Ketua DPRD Kota Sukabumi Kamal Suherman, Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi Chalik Mawardi.

Selain itu tokoh agama, ormas, pimpinan perguruan tinggi, kepala sekolah SMP dan SMA sederajat. '' Menyadari benar negara Indonesia diakui seluruh bangsa memiliki banyak potensi, mulai dari jumlah penduduk, pulau, jumlah suku, ras, budaya, agama dan bahasa,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Berbagai potensi tersebut hingga kini kota, provinsi dan negeri tetap tegak berdiri karena dibingkai Bhineka Tunggal Ika. Keragaman yang ada dan terhampar ini saling menguatkan satu dengan lainnya. Termasuk Kota Sukabumi yang merupakan kota kecil di tengah ribuan kota dan pulau di negeri.

Sukabumi kata Fahmi menjadi replika dari Indonesia karena berhimpun keanekagaragaman budaya, bahasa daerah, dan agama yang diakui negara. Dalam monteks ini Sukabumi kita bukan Sukabumi kamu tapi kita.

'' Bagaimana menjaga Sukabumi yang dianggap dari replika Indonesia tetap terjaga kondusivitas di tengah keragaman,'' ungkap Wali Kota. Sehingga berkumpulnya semua elemen ini dalam kerangka doa bersama lintas agama dari Sukabumi untuk negeri.


Para peminpin dan pendahulu berjuang dengan tenaga dan doa merebut kemerdekaan dan saatnya generasi penerus berjuang dalam kerangka mempertahankan bumi pertiwi. Mari sama satukan keragaman jadi kekuatan baik dari bidang pandangan politik, agama, keragaman jadi pelangi tampil indah setelah hujan dengan berbagai warna.

Sukabumi penuh warna menunjukkan keragaman adalah fitrah. Di sisi lain berbagai tahapan demokrasi sudah tuntas seperti pemilu selesai dilantik anggota DPR RI, anggota DPRD provinsi kota dan kabupaten.

Ke depan kata Fahmi, pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil prsiden berjalan dengab aman. Sehingga pemerintah dan warga berkomitmen untuk negeri kita dengan Sukabumi kita dan untuk persembahkan negeri akan mendukung program pembangunan oleh pemimpin terpilih. '' Mari bangun negara dengan kebersamaan sehingga tetap kokoh berdiri dalam pelayanan kepada warga,'' imbuh Fahmi.

Upaya ini dengan kolaborasi agar Sukabumi aman dan damai. Sehingga pemerintah mengucapkan terimakasih kepada aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat.

Posting Komentar

0 Komentar