GNOTA Sukabumi Salurkan Bantuan Gelombang Ketiga ke Anak Yatim



SUKABUMI - Yayasan Lembaga Gerakan Nasional Orangtua Asuh (GNOTA) Kota Sukabumi menyalurkan bantuan gelombang ketiga di rumah dinas wali Kota Sukabumi, Rabu (25/9). Kali ini bantuan diserahkan kepada anak yatim yang berasal dari 33 kelurahan yang ada di Kota Sukabumi.


Pemberian bantuan tersebut diberikan langsung oleh Ketua Ketua Yayasan Lembaga GNOTA Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi. Targetnya bantuan ini dapat membantu anak yatim yang membutuhkan perhatian dari semua pihak.


Sebelumnya GNOTA memberikan bantuan gelombang pertama pada Mei 2019 yang diberikan kepada 205 pelajar kurang mampu. Selanjutnya gelombang kedua kepada pelajar SMA/SMK dalam bentuk pelatihan keterampilan kecantikan pada Juni 2019. 


‘’ GNOTA menggulirkan program bantuan untuk anak asuh termasuk anak yatim dan pelajar kurang mampu,’’ terang Ketua Yayasan GNOTA Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi. Penyerahan bantuan pada gelombang ketiga ini dikhususkan kepada anak yatim yang tersebar di 33 kelurahan.


Setiap kelurahan mengirimkan sebanyak tiga anak yatim, sehingga jumlahnya mencapai sebanyak 99 anak yatim. Para anak yatim merupakan hasil ajuan dari para tim penggerak PKK di tingkat kelurahan. Di mana para ibu lurah ini mengumpulkan data anak yatim di masing-masing wilayahnya.


Fitri menuturkan, GNOTA menargetkan jumlah anak yatim yang menerima bantuan akan bertambah banyak. Misalnya dari setiap kelurahan ada sebanyak 100 anak yatim yang memperoleh bantuan.


Sehingga kata Fitri, pihaknya berharap ada kepedulian dari para donatur untuk menyisihkan penghasilannya untuk membantu anak yang membutuhkan. Dana yang disalurkan kepada anak yatim ini akan menjadi pahala dan kebaikan bagi para donatur.


Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, pemkot berterimakasih kepada semua pihak dan pengurus GNOTA yang memfasilitasi pemberian santunan kepada anak yatim dan pelajar yang membutuhkan bantuan. Bantuan ini bisa menguatkan dan mengokohkan anak-anak untuk terus berprestasi di bidang pendidikan.


Fahmi mengatakan, mereka nantinya bisa mengukir sejarah terbaik untuk dirinya sendiri dan Kota Sukabumi. Sehingga bantuan ini diharapkan dapat diraskan manfaatnya oleh pelajar yang membutuhkan agar mereka kelak menjadi generasi unggul di masa depan.

Posting Komentar

0 Komentar