Berkurban Wujud Ketaatan



SUKABUMI - Semangat untuk berkurban di hari raya Idul Adha di Kota Sukabumi makin terlihat. Sebabnya umat Islam meyakini berkurban merudpakan wujud ketaatan kepada Allah SWT sekaligus syiar Islam di tengah masyarakat.



Salah satunya dilakukan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami serta Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada yang menyumbangkan hewan kurban sapi di Masjid Agung Kota Sukabumi pada Idul Adha 1440 Hijriyah. Selain itu turut berkurban pula para unsur pimpinan kepala daerah (Forkipimda) Kota Sukabumi serta elemen masyarakat lainnya.

‘’ Berkurban bentuk ketaatan dan ketundukan, sekaligus syiar Islam,’’ ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Di mana warga yang mampu dan memiliki keleluasan harta mengorbankan baik bentuk hewan ternak sapi, domba dan kambing.

Sebagai bentuk syiar lanjut Fahmi, hal ini harus betul-betul dijaga. Dalam artian warga yang berkurban harus lebih banyak dibandingkan yang menerima manfaat dari kurban.

Kurban ungkap Fahmi, dianggap indikator kesejahteraan. Hal ini karena semakin peserta kurbannya naik, maka akan berkurang penerimanya dan itu menunjukkan angka kesejahteraan meningkat.

‘’ Apakah jumlah kurban meningkat atau menurun tahun ini masih harus dilihat,’’ kata Fahmi. Itulah sebabnya ia menitipkan pesan dari kepada DKM Masjid Agung sebagai bagian syiar keislaman maka perencanana dan pelaksanaan serta penyalurannya harus baik.

Misalnya dengan menyiapkan tenaga medis dan aparat keamanan. Sehingga proses penyaluran daging kurban bisa berjalan dengan lancar dan aman serta disalurkan kepada yang berhak..

Asisten Pereknomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Cecep Mansur sebagai ketua panitia kurban Masjid Agung Sukabumi mengatakan, di Masjid Agung Sukabumi menerima sebanyak 15 ekor sapi dan 10 ekor domba. ‘’ Kegiatan kurban ini terselenggara atas kerjasama Pemkot Sukabumi dan DKM Masjid Agung Sukabumi,’’ kata dia.

Namun secara keseluruhan jumlah hewan kurban di Kota Sukabumi yang terdiri atas 7 kecamatan mencapai sebanyak 766 ekor sapi, 1 ekor kerbau, 1.747 ekor domba, dan 10 ekor kambing.

Posting Komentar

0 Komentar