Pemkot Sukabumi Targetkan Lansia Mandiri, Sejahtera dan Bermartabat



SUKABUMI- Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami menghadiri acara rangkaian hari lanjut usia (Lansia) nasional ke-23 tingkat Kota Sukabumi di Lapang Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Rabu (17/7). Dalam momen itu wakil wali kota berharap lansia bisa menjadi mandiri, sejahtera dan bermartabat.



Hal ini sejalan dengan tema Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang diperingati setiap 29 Mei dan Hari Lanjut Usia Internasional 1 Oktober. Di mana HLUN 2019 mengangkat tema “Lanjut Usia Mandiri, Sejahtera, dan Bermartabat’’. Sementara sub temanya antara lain mewujudkan lanjut usia yang mandiri, maju dan sejahtera, lanjut usia juara lahir batin.

Selain itu semua lanjut usia adalah orang tua dan lansia sehat dan berdaya dan mempersiapkan generasi muda untuk mewujudkan lanjut usia sehat, aktif, dan bermartabat.

‘’ Maksud dan tujuan diadakan HLUN ada\ah untuk melembagakan nilai-nilai sosial, masyarakat dan menghargai, keberadaan lansia,’’ terang Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami. Sebabnya lansia merupakan pemersatu bangsa, serta meningkatkan kerjasama lintas sektor dan lintas generasi baik unsur pemerintah maupun masyarakat dalam upaya mewujudkan Kota Sukabumi santun lansia.

Peringatan HLUN ke 23 ini kata Andri, tentu merupakan momen untuk lebih menguatkan komitmen dan meningkatkan semangat untuk lebih memberi makna pada masyarakat maka dibutuhkan perhatian beberapa hal. Pertama, diperlukan kerjasama baik lintas program maupun lintas sektor, akademisi, kepala daerah, pelaku usaha, organisasi masyarakat, dalam membangun pemahaman publik akan pentingnya hidup sehat, serta menjalankan perilaku hidup sehat.

‘’ Perlu lebih menggiatkan dalam penyiapan lintas generasi sesuai dengan tugas masing-masing sehingga terwujud lansia sehat dan mandiri melalui keluarga sehat. Berikutnya, dalam pelaksanaan HLUN tahun ini ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sebelum puncak acara diantaranya adalah lomba yang melibatkan lansia itu sendiri, kader, puskesmas , rumah sakit dan institusi pendidikan

Adapun kegiatan kegiatan antara lain lomba cerdas cermat yang diikuti oleh seluruh kader posbindu diwilayah puskesmas, lomba penyuluhan diikuti oleh lansia sebagai bentuk pemberdayaan lansia. Di samping itu lomba yeI-yel, lomba inovasi bagi petugas kesehatan baik puskesmas dan rumah sakit dengan tujuan memotret sistem pelayanan lansia di fasilitas kesehatan dan lomba tumpeng diikuti oleh puskesmas, RS, institusi pendidikan.

‘’ Kegiatan ini perlu mendapatkan partisipasi dari semua sektor kesehatan baik itu Puskesmas , Rumah Sakit, Institusi Pendidikan, Klinik, Apotik dan lembaga lainnya,’’ cetus Andri.

Penulis:   Ovie
Tata Letak:   Kang Warsa

Posting Komentar

0 Komentar