Pemkot Sukabumi Apresiasi Sukabumi Coffe Festival 2019



CITAMIANG - Pemerintah Kota Sukabumi menyambut baik kegiatan Sukabumi Coffee Festival 2019 yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga dan pariwisata (Disporapar), Sabtu (27/7) di Halaman Museum Pegadaian Kota Sukabumi.

Wakil Walikota Sukabumi Andri Setiawan Hamami membuka secara resmi kegiatan tersebut. Kegiatan ini ditujukan untuk menemukan kopi yang paling unik yang akan dijadikan bahan lomba kali ini. Tercatat ada empat kopi terbaik yang ikut serta, yaitu kopi Kasepuhan, Kopi Lampang, Kopi Gegerbitung dan Kopi Gunung Halimun.


Kegiatan Coffee Festival ini meliputi Manual Brew Competition, dengan mendatangkan tim juri yang bersertifikat nasional/intemasional, Kontes Kreasi Makan Ringan Berbasis Kopi bagi para pengusaha kuliner yang berafiliasi ke kedai kopi/café/resto.

Andri menyampaikan festival tersebut berawal dari tantangan Pemerintah Kota Sukabumi kepada Disporapar untuk menciptakan beberapa kegiatan atau event besar berskala regional dan nasional.Hal ini untuk lebih mengenalkan Kota Sukabumi ke dunia luar.

" Dan kami berharap event ini bisa memenuhi hal itu, ditandai dengan kehadiran peserta manual brewing coffee dan tim jurinya pun berasal dari beberapa daerah," ujar dia.

Menurut Andri, industri kopi akan berkembang pesat seperti Industri lainnya. Dengan adanya Sukabumi Coffee Festival di harapkan dapat memberi semangat baru dan lahirnya Kreatif baru di bidang perkopian di Sukabumi, menyatukan Para penggiat Kreatif di Bidang kopi, memberikan Edukasi kepada Para pelaku Industri maupun Masyarakat Umum dan Pemerintah yang menjadi supporting utama dalam perkembangan industri kreatif Khususnya di bidang Kopi.

" Tidaklah salah apabila para pegiat komunitas kopi sempat mendeklarasikan Sukabumi sebagai Rumah Kopinya Nusantara pada beberapa pertemuan komunitas beberapa waktu lalu. Pemerintah Kota Sukabumi berkenan mendukung itu, sehingga ke depannya Kota Sukabumi mampu mengenalkan diri sebagai kota dimana kopi terbaik di Nusantara ditemukan," pungkasnya.

Kepala Disporapar Kota Sukabumi Adang Taufik menyampaikan, berdasarkan catatan sejarah yang diperoleh, tercatat pada jaman dahulu, tepatnya masa Hindia Belanda Sukabumi adalah salah satu penghasil kopi terbaik di dunia. Kopi menjadi salah satu trend yang menjadi kebiasaan masyarakat perkotaan bahkan menjadi kultur baru dikalangan anak muda hari ini.

" Dinas kami mendata lebih dari 58 kedai kopi yang tersebar di Sukabumi Raya, dan ada sekitar 50 barista serta beberapa orang yang sudah mempunyai sertitkat kelayakan barista," ungkap dia.

Pecinta Kopi di Sukabumi bisa di bilang salah satu market besar industri kopi saat ini. Oleh karena itu kami melihat potensi yang besar di Sukabumi bahwa industri kopi akan berkembang pesat seperti Industri lainnya. Dengan adanya Sukabumi Coffee Festival di harapkan dapat memberi semangat baru dan lahirnya Kreatif baru di bidang perkopian di Sukabumi, menyatukan Para penggiat Kreatif di bidang kopi.

" Kegiatan ini memberikan edukasi kepada para pelaku Industri maupun masyarakat umum dan pemerintah yang menjadi supporting utama dalam perkembangan industri kreatif khususnya di bidang Kopi," tutupnya.

Penulis: Ovie
Tata Letak : Kang Warsa

Posting Komentar

0 Komentar