Wali Kota Sukabumi Dukung Upaya Mencetak Penghafal Alquran




SUKABUMI -Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menghadiri silaturahmi tahunan (Silat) Syawal 1440 Hijriyah di Pondok Pesantren Dzikir Alfath Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi Ahad (16/6). Dalam kesempatan itu wali kota juga melaunching cara cepat dan mudah menghapal Alquran, Bashorun Fuadun dengan formula 3MQ yakni membaca menulis merekam quran dalam qolbu.


‘’ Momen ini untuk semakin menguatkan dan mengokohkan ikatan silaturahim diantara kita,’’ ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dalam sambutannya. Istimewanya dalam silaturahmi ini juga dikenalkan metode baru dalam menghafal Alquran yang dikembangkan Pesantren Dzikir Alfath.


Selama ini kata Fahmi, ada berbagai metodelogi dalam mempelajari dan menghafalkan Alquran seperti Iqro dan ABC. Kali ini dikenalkan metode baru Bahsorun Fuadun dengan formula 3MQ.


Sebagai seorang mukmin lanjut Fahmi, salah satu hal kewajiban terhadap Alquran yakni mengakrabkan diri dengan Alquran. Selain itu mendakwahkan masyarakat sekitar kepada Alquran dan mendidik diri kita dengan Alquran serta menegakkan aturan dan hukum-hukum dalam Alquran untuk menegakan Alquran di muka bumi


Metode baru yang disajikan ini ungkap Fahmi, dalam kerangka mengakrabkan diri dengan Alquran. Seringkali santri kesulitan ketika menghafal Alquran, akan tetapi metodolagi ini tidak akan ada perbedaan dengan mushaf karena terekam.


Harapannya kata Fahmi, mudah mudahan metode menghafal ini menjadi ikon ponpes tidak hanya mengangkat pesantren Dzikir Alfath, tapi secara langsung atau tidak mengangkat Kota Sukabumi. Semangat metode ini adalah mengakrabkan diri dengan Alquran dan setelah direkam targetnya rekaman harus diulang.


Dalam artian sesuatu yang sudah direkam diperdengarkan kembali. Fahmi menuturkan, kehadiran metode tersebut dinilai meningkatkan semangat mengakrabkan dengan Alquan semakin membaik.


Sehingga kata Fahmi, metode ini bisa semakin tumbuh dan berkembang serta memasyarakat. Tidak hanya di kota melainkan provinsi maupun nasional dengan tujuan akhir warga bisa akrab dengan Alquran.


Pimpinan Ponpes Dzikir Alfath KH Fajar Laksana mengatakan, silaturahmi ini rutin digelar di bulan Syawal. ‘’ Kami menyambut baik kehadiran wali kota di tengah kesibukan yang ada,’’ cetus dia. 


Di sisi lain Fajar menerangkan, Bashorun Fuadhun merupakan metode cepat menghafal Alquran dengan membaca, menulis, dan merekam. Hal ini untuk mendukung visi Sukabumi yakni mewujudkan masyarakat religius, nyaman, dan sejahtera (Renyah).


Terutama untuk mencetak generasi yang cinta Alquran. Targetnya pesantren mampu mendidik para santri kelak keluar dari lembaga tersebut dapat menjadi penghafal Alquran

Posting Komentar

0 Komentar