Wali Kota Himbau Warga Tak Main Petasan




SUKABUMI - Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menanggapi ledakan petasan yang menyebabkan sebanyak lima orang warga mengalami luka-luka. Kejadian tersebut diharapkan menjadikan masyarakat waspada dengan peredaran petasan yang membahayakan.


Orang nomor satu di Kota Sukabumi ini menghimbau agar para aparat wilayah mensosialisasikan larangan main petasan, Selain itu juga mengingat sekarang bulan ramadhan banyak ajakan untuk bermain perang petasan, oleh sebab itu seluruh elemen masyarakat sama-sama harus mengedukasi anak remaja jangan sampai Ramadhan yang harusnya berjalan dengan Khidmat malah melahirkan kejadian yang tidak diinginkan.

Sebelumnya ungkap Fahmi, pemkot telah memberikan himbauan kepada warga dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Dalam pengumuman tersebut salah satunya disebutkan warga diimbau tidak membuat, menyimpan, memperjualbelikan, menyulut dan atau membunyikan petasan, mercon dan sejenisnya. 


Surat edaran itu kata Fahmi dalam rangka menjaga kekhusuan Ramadhan. Harapannya himbauan ini bisa dijalankan agar ibadah Ramadha tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.



Diinformasikan sebelumnya, sebanyak lima orang warga menjadi korban ledakan petasan yang tengah diturunkan dari mobil di Jalan Stasiun Timur Kota Sukabumi Senin (13/5) sore. Para korban langsung dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis.


Informasi yang diperoleh menyebutlan, ledakan petasan tersebut terjadi pada pukul 16.00 WIB. Di mana pada saat kejadian ada dua mobil Gran Max yang mengangkut petasan tengah bongkar muat dengan nomor polisi F 8936 TB dan F 8255 SL.


‘’ Masyarakat dan aparat pemernitah harus mengantisipasi maraknya petasan,’’ ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi di sela-sela safari Ramadhan di Masjid Baitul Makmur, Kecamatan Gunungpuyuh, Senin (13/5) malam. Sebabnya ledakan dari petasan bisa menyebabkan seseorang terluka.


Terakhir kata Fahmi terjadi ledakan petasan yang menyebabkan lima orang terluka pada Senin kemarun (13/5). Para korban tersebut telah ditangani oleh tim medis di RSUD R Syamsudin Kota Sukabumi.


Kejadian tersebut berlangsung ketika dilakukan bongkar muat petasan dari kendaraan. Menurut Fahmi, ledakan petasan pada tahun lalu juga mengakibatkan sebanyak tiga orang warga luka-luka. 


Sejumlah kejadian ini harus menjadi pengingat agar warga makin waspada dari peredaran petasan. Sehingga kejadian ledakan petasan yang menyebabkan korban tidak terulang di kemudian hari.



Posting Komentar

0 Komentar