Wagub Jabar lakukan Safari Ramadhan di Kota Sukabumi





CIKOLE - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum melakukan Safari Ramadan sekaligus memberikan santunan pada fakir miskin, anak yatim, santri Salafiyah dan Marbot di Masjid Agung Kota Sukabumi, Senin (13/5) siang. Kegiatan tersebut digelar untuk menjalin silaturahmi antara Pemprov Jabar dengan Pemkot Sukabumi.



Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami menyambut kedatangan orang nomor dua di Jawa Barat tersebut. Mereka pun melakukan salat Dzuhur berjemaah. Acara juga diisi dengan tausiah dan doa oleh KH Khoeruman Azam.



Dalam sambutanya Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, pemkot mengucapkan terimakasih karena menjadi salah satu daerah yang menjadi lokasi safari Ramadhan yang dilakukan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum. '' Selain silaturahmi, momen ini merupakan bagian dari pembinaan yang senantiasa dilakukan Pemprov ke kabupaten/kota termasuk Kota Sukabumi,'' kata dia.



Fahmi mengatakan, pemerintah provinsi mampu menjadi orangtua untuk kota dan kabupaten. Sehingga kota/kabupaten dapat terus berkembang dan maju masyarakatnya.


Pemkot kata Fahmi juga menyambut gembira adanya pemberian santunan dari pemprov kepada anak yatim piatu, fakir miskin dan marbot serta yang lainnya. Dalam momen itu juga wali kota melaporkan semarak kegiatan ibadah di Masjid Agung Sukabumi mulai dari gerakan shalat subuh berjamaah yang digiatkan pemkot setiap Jumat yang diikuti aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat.



Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, kegiatan safari Ramadhan ini merupakan upaya menjalin silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Jabar dengan Pemkot Sukabumi dan masyarakat. '' Hal ini sudah menjadi tradisi dimana bulan Ramadhan selalu dilakukan safari Ramadhan di 27 kota dan kabupaten Jabar,'' imbuh dia.



Uu mengatakan, kehadirannya di Kota Sukabumi untuk membangun komunikasi yang baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah Kota Sukabumi. Sebabnya komunikasi sangat di butuhkan pada era dunia teknologi informasi dan globalisasi. Terlebih sering kali terjadi fitnah atau berita tidak benar, makanya melalu silaturahmi ini bisa meminimalisir hal tersebut.



Menurut Uu, Jawa Barat mempunyai tagline Jabar kuara lahir dan batin. Dalam artian Jabar juara bukan hanya di tingkat nasional melainkan di internasional seperti negara ASEAN maupun Asia.


Terutama dalam pencapaian juara di bidang teknologi, kesehatan dan pendidikan serta lain sebagainya. Hal ini dimungkinkan karena potensi Jabar sangat banyak baik kualitas sumber daya manusia maupun sumber daya alam dibandingkan daerah atau negara lain.


Dalam momen itu Uu juga mengatakan, pemprov juga menggulirkan program untuk mempercepat pembangunan di kota/kabupaten. Misalnya dengan pembangunan jalan, jembatan, bangunan sekolah SMA dan yang lainya dengan cara bantuan keuangan kepada daerah.


Selain itu dengan mengembangkan segitiga emas baru pembangunan di Jabar yakni Cirebon, Majalengka, dan Indramayu. Di sisi lain Pemprov Jabar juga membangun juara batin yakni ukhrowi yang harus sukses



Lebih lanjut Uu menuturkan, pemprov membangun silaturahmi dan kebersaman dengan daerah karena sebagus apapun program dan visi kalau tidak didukung di daerah maka akan sulit. Sebabnya yang punya wilayah kota dan kabupaten adalah pemkot dan pemkab.



Intinya kata Uu, program harus kolaboratif dan bersama-sama melakuka akselerasi untuk Jabar juara lahir batin. Terakhir Uu mengingatkan pentingnya persatuan dan kesatuan setelah pilpres dan pileg karena sempa berbeda pilihan. Akan tetapi setelah selesai pesta demokrasi maka harus kembali bersatu untuk membangun Jabar.

Posting Komentar

0 Komentar