Pemkot Sukabumi Optimal Hadapi Naiknya Volume Sampah di Ramadhan




SUKABUMI--Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi mengerahkan secara optimal personel dan armada kebersihan untuk menghadapi naiknya volume sampah di bulan Ramadhan. Upaya ini dilakukan agar tidak terjadi timbunan sampah di tengah masyarakat.


Salah satunya dengan mendatangi lokasi tempat penampungan sampah yang ada di dekat permukiman warga di Gang Murni, Kelurahan/Kecamatan Warudoyong Minggu (19/5). Dalam kesempatan itu petugas kebersihan dipimpin langsung Kepala Bidang Pelayanan Kebesihan DLH Kota Sukabumi, Endah Aruni melakukan pengangkutan sampah.


‘’ Pada bulan Ramadhan kami menggiatkan operasi bersih (Opsih) untuk menekan timbunan sampah,’’ ujar Kepala Bidang Pelayanan Kebesihan DLH Kota Sukabumi, Endah Aruni. Contohnya dengan mendatangi lokasi pembuangan sampah di Gang Murni yang dilaporkan terjadi penumpukan.


Menurut Endah, petugas langsung mengerahkan personel dan armada truk untuk mengangkut sampah tersebut. Rencanannya di lokasi tersebut akan dioptimalkan motor sampah (Mosam) di dua kelurahan yakni Warudoyong dan Nyomplong serta akan ditempatkan kontainer penampung sampah. 


Penanganan cepat soal sampah ungkap Endah diperlukan karena pada bulan puasa volume sampah naik sekitar 20 persen dibandingkan sebelumnya. Bahkan menjelang lebaran dan setelah lebaran volume sampah akan terus naik.


Data DLH menyebutkan, pada bulan puasa produksi sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) Sampah Cikundul mencapai 140,98 ton per hari. Padahal sebelumnya jumlahnya di bawah angka tersebut.


Oleh karena itu kata Endah, pemkot mengimbau agar warga memilah sampah dari mulai sekarang dan dari rumah yakni sampah organik dan anorganik serta residu. Untuk sampah anorganik seperti boto,l kaleng dan kardus dikumpulkan di tempat terpisah dan ditabungkan ke bank sampah Sukabumi (Sami).


Sementara sampah organik sisa makanan dimasukan ke lubang biopori sampah dan pembuatan sarana itu bisa dilakukan secara gratis oleh DLH. ‘’ Nantinya tersisa residu yang tidak bisa diolah dan dibuang ke TPA,’’ imbuh dia.


Lurah Warudoyong Ian Rojiman mengatakan, warga dan aparat kelurahan mengucapkan terimakasih atas respon cepat DLH dalam mengangkut tumpukan sampah. ‘’ Ketika ada laporan di Kelurahan Warudoyong responnya bagus dengan mengerahkan pasukannya,’’ cetus dia.


Ian menerangkan, ke depan pengangkutan sampah akan mengoptimalkan motor sampah di dua kelurahan serta menyiapkan kontainer. Sehingga masalah sampah di wilayahnya sudah bisa diatasi dengan baik.

Posting Komentar

1 Komentar

  1. Ayo kita gali potensi kreatif masyarakat untuk mengatasi 140 ton sampah masuk ke TPA Cikundul. Sukabumi punya potensi memiliki 1000 model pemilihan Sampah mulai dari gerakan di RT, RW, Sekolah, kantor pemerintah, lembaga swasta, pasar,dll. Caranya berikan apresiasi dan dukungan sarana dan prasarana untuk mengintegrasikan semua giat tersebut. Salam Sukabumi bersih

    BalasHapus