Kota Sukabumi terpilih sebagai Kota terkreatif


Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi pada saat menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai Kota terkreatif di Jawa Barat.

BANDUNG -Kota Sukabumi terpilih sebagai kota terkreatif di Jawa Barat. Penghargaan ini didasarkan penilaian yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.


Pemberian penghargaan tersebut langsung disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada acara Gala Dinner and Awarding Night of Creative Cities of West Java di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung Kamis (2/5) malam. Kegiatan itu merupakan rangkaian acara International Conference on Creative Economy, 


Selain Kota Sukabumi, ada 12 daerah lainnya di Jabar yang terpilih sebagai daerah tertinggi indeks kreativitasnya. Daerah itu yakni Kabupaten Majalengka, Sumedang, Garut, Subang, Purwakarta, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kota depok, Kota Tasikmalaya, Kota Cirebon, Kota Bekasi dan Kota Bogor.


‘’ Penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Sukabumi untuk terus berkarya,’’ ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Kota Sukabumi meraih peringkat kedua dalam kategori kota terkreatif di Jawa Barat.


Penghargaan ini ungkap Fahmi tidak bisa lepas dari jumlah pelaku ekonomi kreatif di Sukabumi yang cukup banyak. Di mana pemkot pada tahun ini baru mendapatkan data pelaku ekonomi kreatif yang jumlahnya mencapai sebanyak 123 lembaga.


Pencapaian prestasi pelaku ekonomi kreatif asal Sukabumi juga cukup membanggakan. Contohnya pelaku seni mural atau menggambar di atas media dinding.


Pelaku ekonomi kreatif tersebut menjadi juara dalam ajang perlombaan di Inggris.  Saat ini para generasi muda asal Sukabumi ini mendapatkan proyek membuat taman-taman kota di Inggris dengan desain dari mereka.


Prestasi ini kata Fahmi harus terus dijaga dan dikembangkan. Oleh karena itu pemkot pada 2020 mendatang akan membangun Sukabumi Creative Hub  (SCH)

Pembangunan SCH lanjut Fahmi di lahan seluas 3 hektare. Nantinya lokasi itu menjadi tempat berkumpul pelaku ekonomi, seni dan budaya dari generasi muda.


Harapannya ungkap Fahmi, pelaku kreatif di Sukabumi akan terus berkembang dengan hadirnya SCH. Terutama ditujukan kepada generasi muda agar dapat menyalurkan bakatnya.

Posting Komentar

0 Komentar