Bulan Suci Ramadhan Harus menjadi Momentum Meningkatkan tujuan Ibadah.

Ibu Wali Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi pada saat memberikan Kultum kepada karyawati di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi yang diselenggarakan di Masji Al- Ikhlash, usai sholat Jum'at, (10/5). 


Bulan Suci Ramadhan Harus Jadi Momentum Meningkatkan Kegiatan Ibadah


CIKOLE - Memaknai bulan suci Ramadhan puluhan karyawati di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi mengikuti kajian Islami atau keputrian yang diselenggarakan di Masjid Al- Ikhlash, usai sholat Jum'at (10/5).


Keputrian yang pertama kali digelar ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi yang juga sekaligus menjadi penceramah. Dalam hikmah bulan Ramadhan disampaikan bulan puasa yang hanya di lakukan satu kali setiap tahunnya harus menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.


" Bulan Ramadhan atau bulan puasa itu selama satu tahun terjadi hanya satu kali. Sebagai umat muslim khususnya wanita setiap harinya harus diberikan hal yang berbeda dari bulan Ramadhan tahun lalu, kita harus lebih meningkatkan tujuan ibadah kepada Allah SWT," ujarnya pada saat memberikan kultum.


Dijelaskan Fitri, masih banyak umat muslim yang tidak sempat menikmati jamuan Ramadhan, hal itu didasari karena ada yang sudah cukup amal baiknya dan ada juga yang tidak diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri. Oleh sebab itu manfaatkan lah bagi yang memiliki kesempatan menghirup udara di bulan Ramadhan untuk mengamalkan hal-hal kebaikan.



" Ketika kita diberikan kesempatan bertemu dengan Ramadhan harus diiisi dengan hal-hal yang baik, misalnya saja seorang wanita ketika menyiapkan hidangan sahur sambil berdzikir, karena berdzikir yang paling baik adalah pada saat sahur, dan dzikir paling utama adalah Istigfar," kata dia.



Ditambahkan Fitri, tujuan berpuasa adalah untuk bertakwa. Di mana ada ciri-ciri orang bertakwa diantaranya mereka takut kepada Allah dan umat muslim takut melakukan kesalahan dan yang ke dua berdasarkan amalanya. Menurutnya, puasa harus memakai ilmu, misalnya saja buka puasa diawali dengan berdoa dan harus berprilaku baik.


" Umat muslim yang bertakwa itu pasti takut, karena Allah menciptakan hati kita untuk kebaikan jadi kalau bohong pasti takut, dan orang bertakwa itu bisa mengamalkan hal-hal kebaikan," tandasnya.

Posting Komentar

0 Komentar