ASN Harus Ciptakan Keberkahan di Bulan Ramadhan


SUKABUMI - Di hari pertama menjalani ibadah puasa, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi memimpin apel pagi dilingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Senin (6/5). Wali Kota yang akrab disapa kang Fahmi ini, menekankan kepada para Aparatul Sipil Negara (ASN) menjadi terdepan menciptakan bula suci ramadhan lebih bermakna dari waktu ke waktu. 


ASN dilingkungan Pemkot Sukabumi harus menjadi panutan bagi masyarakat, Sebagai ASN harus menjadi tokoh utama menciptakan ramadhan yang benar benar khitmat, dengan cara tunjukan oleh sikap dan prilaku. Sebelumnya pemerintah Kota Sukabumi telah membuat surat edaran atau himbauan agar seluruh tempat hiburan ditutup sementara selama bulan ramadhan. Ia berharap jangan sampai ada ditemukan ASN yang melanggar. Ia berharap ASN bisa melakukan kebiasaan tilawatil quran di masjid. 


" Jangan sampai pas ada gerebekan yang membuat kesalahan malah kita yg melakukan pelanggaran, kita harus memberikan edukasi informasi kepada masyarakat hal-hal apa saja yang baik dilakukan," ujar dia. 


Selain itu selama bulan ramadhan terdapat perubahan jadwal kerja yakni masuk jam 08.00 pulang puk 15.00 - 15.30. Namun, Fahmi menghimbau kepada para ASN tidak sedikitpun mengurangi pelayanan kepada masyarakat tunjukan kinerja terbaik hal tersebut salah satu amal terbaik. 


" Meskipun ada pengurangan jam pasti lebih dari jam yang di tentukan, ini tercatatkan salah satu amal terbaik dalam keranfka memberikan pelayanan terbaik, tidak ada alasan untuk memperlambat pekerjaan di bulan shaum mari sama sama tingkatkan pelayanan kita," terangnya. 


Ditambahkan Fahmi Ramadhan merupakan sarana terbaik untuk mengupgrade keagamaan kita. Berhentilah menkadi pribadi yang tidak terpuji, jangan sibuk membicarakan orang lain tetapi sibuk lah membicarakan diri sendiri. 

" Berhenti menjadi pribadi yang tidak terpuji, sibuk membicarakan orang lain dibanding diri sendiri. kalo sibuk membicarakam  diri sendiri kita akan memiliki kekokohan dalam menjalani hidup," tutup dia.

Posting Komentar

0 Komentar