Maknai Hari Kartini, Wanita Perhiasan Dunia

Foto bersama usai menghadiri kegiatan  Peringatan Hari Kartini Tahun 2019 di Gedung Wanita Kota Sukabumi, Rabu (24/4).


CIKOLE - Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi didampingi Ibu Ketua TP PKK Kota Fitri Hayati Fahmi menghadiri Peringatan Hari Kartini Tahun 2019 di Gedung Wanita Kota Sukabumi, Rabu (24/4). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW). 



Tujuan dilaksanakannya Peringatan Hari Kartini ini adalah untuk mengenang perjuangan dan jasa RA Kartini dalam memperjuangkan hak-hak kaum wanita Indonesia salah satunya dibidang pendidikan.



Peringatan Hari Kartini ini mengangkat tema kita tingkatkan peran perempuan dalam berkarya dengan tetap mengutamakan keluarga dan seminar mengenai pedulu kanker serviks dan kesehatan reproduksi wanita. 


Ketua TP PKK Kota Fitri Hayati Fahmi menjelaskan, semangat hari kartini yang kita miliki harus dikembalikan lagi kepada diri sensiri. Kondisi saat ini banyak hal yang bisa menjatuhakan perempuan, dimanapun dan kapanpun. 



Fitri menuturkan, setiap perempuan punya sejarah masing-masing, oleh sebab itu bersikaplah dengan sebaik-baiknya. Karena 
sikaplah yang akan menyelamatkan, yang akan menguatkan sebagai diri perempuan. 


" Perempuan bagi saya pribadi yang menjadi tuntunan bukan tontongan. Saya berpesan kepada kaun perempuan bersinarlah, berhikmalah kuatkan keluarga kita, masyarakat, dan lingkungan. Karena negara kuat, negara sehat, akan menghasilkan negara yang maju,"  terangnya.



Sementara itu Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, dunia merupakan kenikmatan dan juga perhiasan bagi semuanya. Dan kenikmatan yang terbaik adalah pasangan istri yang sholehah. Jika menyimak bagaimana dalam ajaran islam rasulullah menempatkan posisi wanita menjadi sesuatu yang luar biasa, perhisan terbaik salah satu dari kenikmatan dunia. 



" Kan sudah jelas wanita ini sebagai perhiasan, makanya kita maknai bukan hanya emansipasinya, wanita itu boleh beraktifitas, boleh berkreasi, bahkan menjadi seorang pejabat memperlihatkan potensinya yang bisa dijadikan tuntunan," jelasnya. 



Untuk menciptakan peradaban terbaik. 
hiruk pikuk bersama dalam memaknai hari kartini, pemahaman kembali pemikiran ulang apa yang akan dilakukan untuk menciptakan peradaban terbaik, menjadi duta pionir terbaik, menjadi generasi yang beradab. Menurutnya ibu yang bisa menciptakan seseorang itu beradab atau tidak. Karena kita tak bisa pungkiri wanita bagian yang melengkapi fungsi peran sebagai seorang suami. 


" Mari kaum wanita kita ciptakan peradaban, kita ciptakan pembangunan yang jauh lebih melesat dari berbagai kontek beradaban yang ingin di ciptakan berbasiskan ketahanan keluarga, karena kami yakin benar ketika peradaban yang baik ketahanan keluarga akan baik," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar