Pengukuhan Paguyuban Asal Sukabumi (ASMI) di Batam



Wali Kota Sukabumi, H.  Achmad Fahmi mengukuhkan Pengurus Paguyuban Warga Asal Sukabumi (ASMI) sekaligus Deklarasi ASMI Periode 2019 - 2022 di Grand I Hotel Batam Minggu (3/3) malam. Wali Kota menyatakan sangat senang, bangga, dan gembira atas terbentuknya komunitas ASMI di Kota Batam.

Dengan terbentuknya komunitas ASMI ini H. Achmad Fahmi berharap warga Sukabumi bisa menunjukan bahwa warga asal Sukabumi yang berada di Batam akan menjadi percontohan bagi berbagai paguyuban yang lainnya. Fahmi mengingatkan seluruh warga Sukabumi yang ada di Batam untuk tetap manjaga ciri khas budayanya.

Contohnya dengan memberikan senyuman terbaik kepada semua orang. Sehingga yang mengenal ASMI akan terus mengingat warga Sukabumi yang terkenal dengan santunya (Someah). Hal inilah yang hingga kini menjadi ciri khas budaya orang Sunda. " Selamat atas terbentuknya ASMI, kami ingin menunjukan semua warga asal Sukabumi yang di Batam akan menjadi percontohan dari berbagai paguyuban yang ada," ujar Fahmi.

Menurut H. Achmad Fahmi, prosesi deklarasi pengukuhan pengurus paguyuban ASMI Kota Batam tahun 2019-2022 diawali dengan pembacaan surat keputusan kepegurusan ASMI nomor KPTS/001/ASMI-BTM/III/ 2019 tentang Pembentukan Kepengurusan Paguyuban ASMI Batam. Berdasarkan catatan komunitas warga asal Sukabumi (ASMI) Batam sementara tercatat 500 kepala keluarga (KK) dan dinyatakan 1.000 orang dewasa atau sudah berkeluarga di Kota Batam.

Paguyuban ini kata H. Achmad Fahmi, selain bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan juga dalam kerangka mengokohkan warga asal Sukabumi yang saat ini berada di perantauan. '' Saya bersyukur begitu berkumpul, begitu nyambung komunikasi antara keluarga besar Sukabumi. Mereka bersepakat membentuk sebuah paguyuban," kata dia.

H. Achmad Fahmi  menuturkan, dalam proses di perantauan banyak suka dan duka yang dialami warga Sukabumi. Namun ia meyakini warga Sukabumi di Batam lebih banyak mengalami sukanya.

Ke depan ungkap H. Achmad Fahmi, dengan dibentuknya ASMI akan semakin memperkuat dan memperkokoh Sukabumi agar semakin dikenal di daerah lain khususnya Batam. Langkah ini juga sebagai dari program Kota Sukabumi yakni " little Sukabumi city''.

'' Kami ingin program tersebut juga tercanangkan di kota-kota besar lain dan Batam menjadi yang pertama,'' cetus H. Achmad Fahmi. Sehingga nantinya ada etalase bagi Sukabumi untuk memperkenalkan daerah. Di antaranya mulai dari memperkenalkan kebudayaan, produk kerajinan, kuliner hingga karya-karya warga Sukabumi.

Intinya kata H. Achmad Fahmi, pemkot ingin nantinya ada etalase untuk Sukabumi memperkenalkan kebudayaa dan produk unggulan daerah. Harapannya Sukabumi bisa bekerja sama intens dengan Kota Batam khususnya. '' Mungkin saja kedepan kita lakukan perjodohan antara Sukabumi dan Batam misalnya perjodohan budaya, seni, dan lain sebagainya,"pungkasnya.


Posting Komentar

0 Komentar